24 Anggota Geng Motor Diringkus Tim Gabungan Polda Sumut

Direktur Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh (Ist)

Polisi Bergerak Cepat, Geng Motor Diringkus

MEDAN, Matanews Upaya tawuran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian. Tim Gabungan Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan meringkus 24 anggota geng motor yang diduga hendak terlibat bentrokan massal di wilayah Medan Labuhan, Minggu (18/1/2026) dini hari.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 03.30 WIB, saat situasi kota masih lengang. Aparat bergerak cepat setelah memperoleh informasi mengenai adanya konsentrasi sejumlah geng motor yang berkumpul dengan gelagat mencurigakan dan berpotensi melakukan aksi kekerasan.

Geng Motor
Geng Motor Ilustrasi (Ist)

“Jadi, ada 24 orang yang kita amankan. Kini seluruhnya telah diserahkan ke Mapolsek Medan Labuhan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, serta proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, Selasa (20/1/2026).

Menurut Ricko, sebelum diamankan, para anggota geng motor tersebut terlebih dahulu berkumpul di kawasan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Lokasi itu kerap dijadikan titik temu sebelum mereka bergerak menuju wilayah lain untuk melakukan konvoi ataupun tawuran.

Polda Sumut
Polda Sumut (Ist)

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan langsung menyusun langkah taktis dan bergerak menuju lokasi. Polisi melakukan penyekatan serta pengamanan guna mencegah para pelaku melarikan diri maupun meluasnya potensi bentrokan dengan kelompok lain atau warga sekitar.

“Begitu kami pastikan titik kumpulnya, personel langsung bergerak. Tujuannya jelas, mencegah tawuran dan menjaga keselamatan masyarakat,” kata Ricko.

Seluruh anggota geng motor yang diamankan langsung dibawa ke kantor polisi guna dilakukan pendataan, pemeriksaan identitas, serta pendalaman peran masing-masing. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan keterkaitan para pelaku dengan aksi kriminal lain, termasuk penganiayaan, perusakan fasilitas umum, maupun kepemilikan senjata tajam.

Patroli
Patroli Polda Sumut (Ist)

Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk memberantas aktivitas geng motor yang meresahkan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Aparat mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi geng motor yang mengancam ketertiban dan keamanan warga. Penindakan tegas akan terus dilakukan,” ujar Ricko.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap 24 orang tersebut guna menentukan langkah hukum selanjutnya. (Yor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *