Santri Hanyut Ditemukan Tak Bernyawa di Jangka Buya 28 November.
Kapolres Pidie Jaya Sampaikan Duka Mendalam Terhadap Keluarga Santri.
PIDIE JAYA, Matanews – Upaya pencarian seorang santri yang hilang terbawa arus banjir di Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, akhirnya membuahkan hasil.

Tim gabungan yang terdiri atas personel Polsek Jangka Buya, Koramil 27 Jangka Buya, warga setempat, serta para ustaz dan santri Dayah Mudi Samalanga menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat, (28/11/2025).
Korban santri diketahui bernama M. Rais (19), santri asal Gampong Tengoh, Kota Langsa. Ia dilaporkan hilang sehari sebelumnya setelah terseret arus banjir saat melintasi kawasan terdampak hujan deras. Pagi itu, sejak pukul 07.00 WIB, tim gabungan memulai pencarian lanjutan di Gampong Keude Jangka Buya, lokasi awal korban dilaporkan hanyut.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, mengatakan seluruh unsur masyarakat dilibatkan dalam proses pencarian. “Pencarian dilakukan dari titik awal lokasi korban terbawa arus. Seluruh personel dan warga setempat bekerja bersama sejak pagi,” ujarnya.
Sekitar pukul 10.00 WIB, tim menemukan tubuh korban di aliran sungai kawasan Jangka Buya.

Proses evakuasi berlangsung cepat, sebelum jenazah diserahkan kepada pihak Dayah Mudi Samalanga di Kabupaten Bireuen untuk penanganan dan pemulasaraan lebih lanjut.
Kapolres menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut sekaligus mengapresiasi kerja keras tim di lapangan. “Kami turut berbelasungkawa. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Ahmad Faisal.
Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Menurutnya, koordinasi cepat antara aparat, dayah, dan warga merupakan faktor penting yang mempercepat proses penemuan korban dalam pencarian hari ini. (Dtw)







