Helikopter AW169 Angkut Logistik untuk Warga Terisolasi!
Akses Putus, Helikopter Jadi Penyelamat Aceh Tamiang!
BANDA ACEH, Matanews — Polda Aceh kembali mengirim bantuan logistik dan tenaga kesehatan menggunakan helikopter AW169 dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Jumat, (5/12/2025). Bantuan itu diarahkan ke wilayah Aceh Tamiang yang hingga kini masih terdampak banjir dan terisolasi akibat akses darat yang belum sepenuhnya pulih.
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan via udara merupakan bagian dari respons cepat Polda Aceh untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

“Ini kelanjutan dari rangkaian upaya kami. Sejumlah jalur darat masih terputus, sehingga helikopter menjadi opsi yang paling cepat untuk menjangkau lokasi terdampak,” ujar Joko dalam keterangan tertulisnya.
Bantuan logistik itu akan di drop di Islamic Center Kabupaten Aceh Tamiang, yang saat ini menjadi titik konsolidasi distribusi bantuan sebelum disalurkan ke pengungsi dan warga. Adapun total muatan logistik yang dikirim hari ini mencapai 348 kilogram, terdiri dari:
-Alat komunikasi: 5 koli (135 kg)
-Air mineral galon: 3 unit (60 kg)
-Mesin air: 2 koli (12 kg)
-Inventaris Dansat: 1 koli (17 kg)
-Obat-obatan: 4 koli (51 kg)
-Rak galon: 1 koli (4 kg)
-Komputer & berkas SDM: 1 koli (15 kg)
-Biskuit: 9 koli (54 kg)

Selain barang kebutuhan pokok dan peralatan, Polda Aceh juga memberangkatkan tenaga kesehatan dari Bagkes Brimob. Para nakes akan memberikan layanan medis gratis bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan akibat banjir maupun personel yang bertugas di lapangan.
Menurut Joko, keberangkatan bantuan secara berkala ini menjadi pengingat bahwa masyarakat tidak sedang menghadapi situasi sulit ini sendirian.
“Polri hadir, bekerja, dan membantu maksimal di semua lini. Mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, sampai pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas, karena upaya lintas instansi Polri, TNI, BPBD, Basarnas, dan unsur terkait lainnya terus dilakukan untuk mempercepat penanganan banjir di Aceh Tamiang.
Respons cepat ini diharapkan bisa meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan di wilayah yang saat ini masih terdampak banjir.
“Mohon masyarakat tetap bersabar. Kami bekerja siang dan malam agar semua bantuan tersalurkan dan pelayanan kesehatan tidak terputus. InsyaAllah semua upaya ini demi keselamatan masyarakat,” tutup Joko. (Dtw)






