Satgas Gulbencal TNI Bersihkan Rumah Warga Terdampak Longsor di Tapanuli Utara

Sejumlah personel Satgas Gulbencal diterjunkan langsung ke lokasi untuk membersihkan material longsor

Satgas TNI Pulihkan Permukiman Warga

TAPANULI UTARA, Matanews — Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/Bukit Barisan melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak tanah longsor di Desa Dolok Nauli, Dusun II, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons cepat TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam. Sejumlah personel Satgas Gulbencal diterjunkan langsung ke lokasi untuk membersihkan material longsor berupa tanah, batu, dan kayu yang menimbun rumah warga serta menutup akses lingkungan sekitar permukiman.

Satgas
Sejumlah personel Satgas Gulbencal diterjunkan langsung ke lokasi untuk membersihkan material longsor

Kapendam I/Bukit Barisan menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan ini bertujuan meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana. Kehadiran personel TNI di lokasi bencana juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.

“Ini adalah bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap masyarakat. Kami berupaya membantu warga agar lingkungan tempat tinggal mereka segera kembali layak huni dan aktivitas sehari-hari bisa berjalan normal,” ujar Kapendam.

Menurutnya, pembersihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel dan warga. Satgas Gulbencal juga berkoordinasi dengan aparat desa serta unsur terkait guna memastikan proses pemulihan berjalan efektif.

Satgas
Satgas Gulbencal juga berkoordinasi dengan aparat desa

Warga Desa Dolok Nauli menyambut positif kehadiran dan bantuan yang diberikan oleh Satgas Gulbencal Yonif 122/TS. Mereka mengapresiasi kerja cepat TNI yang dinilai sangat membantu di tengah keterbatasan warga pascalongsor.

Dengan pembersihan material longsor tersebut, masyarakat berharap lingkungan permukiman segera kembali bersih dan aman, sehingga roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat pulih seperti sediakala.(Int) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *