Sopir Taksi Online Dirampok Penumpang di Deli Serdang, Mobil Masuk Parit
Penumpang Grab Ditangkap Warga
DELI SERDANG, Matanews — Perampokan terhadap pengemudi taksi daring kembali terjadi di wilayah Sumatera Utara. Seorang sopir taksi online menjadi korban aksi kriminal penumpangnya sendiri di Jalan Besar Paya Bakung, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (22/1/2026) malam.
Korban diketahui berinisial DI (37) warga Kota Binjai, yang saat itu tengah menjalankan pesanan melalui aplikasi transportasi daring Grab. Pelaku berinisial DP (26), warga Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, menyaru sebagai penumpang dan memesan perjalanan dari sebuah pusat perbelanjaan di Kota Binjai dengan tujuan Desa Klumpang Kebun.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban mengantar pelaku sesuai titik tujuan yang tertera dalam aplikasi. Namun, ketika kendaraan melintas di kawasan Desa Paya Bakung, pelaku tiba-tiba melancarkan aksinya dengan mencekik korban dari belakang saat mobil masih melaju.
Serangan mendadak tersebut membuat korban panik dan berusaha melawan. Akibatnya, kendaraan taksi online yang dikemudikan korban kehilangan kendali, oleng, dan akhirnya masuk ke dalam parit di pinggir jalan.

Korban sempat berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian. Awalnya, warga mengira peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas biasa dan berniat membantu mengeluarkan mobil dari parit.
Namun, situasi berubah setelah korban menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi akibat percobaan perampokan oleh penumpangnya sendiri. Mengetahui hal itu, warga secara spontan mengamankan pelaku agar tidak melarikan diri.
Pelaku kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian dari Polsek Hamparan Perak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, korban mengalami syok dan luka ringan akibat cekikan serta benturan saat mobil masuk parit.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus, termasuk memeriksa pelaku, korban, serta sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Polisi juga tengah menelusuri motif pelaku dan kemungkinan adanya rencana perampokan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan keselamatan pengemudi transportasi daring, terutama saat beroperasi pada malam hari dan mengangkut penumpang yang belum terverifikasi secara menyeluruh. (Yor)






