Linkhub Kembali Hadir, Ruang Diskusi dan Kreativitas Subang Bergeliat
Linkhub Kembali Hadir, Ruang Diskusi, Kreativitas Subang Mengalir
SUBANG, Matanews — Kembalinya aktivitas Linkhub disambut sebagai angin segar bagi ruang kreatif dan diskusi di Kabupaten Subang. Tak sekadar menjadi tempat menikmati kopi dan makanan, Linkhub kembali hadir dengan konsep yang lebih luas sebagai ruang bertemunya gagasan, diskusi, dan kolaborasi anak muda serta masyarakat.
Head Officer Linkhub, Diny Khoerudin akrab disapa Pidi menegaskan bahwa Linkhub dirancang sebagai ruang nongkrong yang asik sekaligus produktif. Sasaran utamanya adalah mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Subang yang ingin berdiskusi, berkarya, serta menyampaikan ide-ide konstruktif.
“Linkhub ini bukan hanya soal kopi atau makanan. Kami ingin Linkhub menjadi pusat diskusi, tempat bertemunya ide-ide segar dari mahasiswa, pemuda, dan warga Subang, yang ke depannya bisa memberi kontribusi pemikiran bagi arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Subang,” ujar Pidi saat ditemui pada kegiatan soft opening, Jumat, (23/1/2026).
Menurut Pidi, kehadiran Linkhub diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya diskusi yang sehat dan produktif di kalangan masyarakat. Ruang ini dirancang agar inklusif, terbuka, dan nyaman untuk berbagai aktivitas kreatif, mulai dari diskusi santai, kerja kolaboratif, hingga pertemuan komunitas.

Sementara itu, Owner Linkhub, D.K.P Tine Yowargana, BA., BE., MH, yang akrab disapa Tingting, mengatakan bahwa Linkhub mengusung konsep tempat ngopi dan makan dengan gaya baru. Konsep tersebut memungkinkan pengunjung untuk berkumpul dan beraktivitas tanpa dibatasi oleh waktu maupun suasana yang kaku.
“Di Linkhub, pengunjung bisa nongkrong lama tanpa rasa sungkan atau khawatir diganggu pemilik kedai. Kami ingin menciptakan suasana yang ramah, nyaman, dan mendukung produktivitas,” kata Tingting.
Selain sebagai ruang publik, Linkhub juga disiapkan sebagai ruang privat bagi warga Subang yang ingin menggelar pertemuan dengan klien, relasi, atau rekan kerja. Nuansa kedai yang santai namun representatif diharapkan mampu menjawab kebutuhan ruang pertemuan yang fleksibel.
Dengan konsep tersebut, Linkhub diyakini menjadi salah satu ruang alternatif yang relevan bagi masyarakat Subang untuk bertukar ide, memperluas jejaring, sekaligus menikmati suasana nongkrong yang lebih bermakna. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat ekosistem kreatif dan diskusi publik di daerah ini. (Int)






