Polisi Periksa Saksi Kasus Curanmor Bersenjata Api di Duren Sawit
Curanmor Bersenjata Api Gegerkan Duren Sawit
JAKARTA, Matanews — Kepolisian memeriksa tiga orang saksi untuk mendalami kasus percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) bersenjata api yang terjadi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial karena terekam kamera pengawas dan menimbulkan keresahan warga.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno mengatakan, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap identitas dan jaringan pelaku.
“Sudah memeriksa tiga saksi terkait dengan adanya aksi percobaan pencurian sepeda motor di Duren Sawit,” kata Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/2/2026)
Sutikno membenarkan adanya peristiwa percobaan pencurian tersebut. Ia menyebut korban telah membuat laporan resmi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Duren Sawit.
“Kita juga sudah mengambil rekaman kamera pengawas (CCTV). Saat ini sedang dalam upaya untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya.
Namun demikian, polisi belum dapat memastikan kebenaran adanya letusan tembakan seperti yang dinarasikan dalam video yang beredar luas di media sosial.
“Masih identifikasi, masih kami lakukan penyelidikan maksimal,” kata Sutikno.
Aksi percobaan curanmor itu terjadi di sebuah rumah kost di kawasan Duren Sawit. Pemilik kost, Soni, mengungkapkan kejadian berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, ia tengah memantau kondisi lingkungan melalui layar CCTV di dalam rumahnya.
“Saya kira ada orang yang mau lihat-lihat kosan atau tukang paket. Dia diam-diam masuk ke sini. Tapi pas dilihat, gerak-geriknya mencurigakan,” ujar Soni saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu.
Awalnya, Soni mengira orang tersebut hanya calon penghuni kost atau kurir paket. Namun karena merasa janggal, ia keluar rumah untuk memastikan. Dalam kondisi lantai licin dan tanpa alas kaki, Soni sempat terpeleset.
Saat itulah, salah satu pelaku menyadari keberadaannya dan langsung mengeluarkan senjata api.
Menurut Soni, pelaku berjumlah dua orang. Salah satu di antaranya membawa dan mengacungkan senjata api untuk mengancam agar korban tidak mendekat.
Aksi tersebut terekam dalam kamera pengawas dan kemudian tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, pelaku terlihat mengintimidasi korban. Bahkan, pelaku juga disebut sempat melepaskan tembakan ke udara saat dikejar oleh istri Soni.
Peristiwa ini diduga dilakukan oleh komplotan yang sama dengan pelaku pencurian sebelumnya. Dua pekan lalu, tepatnya 19 Januari 2026, kejadian serupa juga terjadi di lokasi yang sama.
Pada peristiwa sebelumnya, satu unit sepeda motor milik penghuni kost berhasil dicuri. Saat itu, pelaku berhasil meloloskan diri setelah membawa kabur sepeda motor milik penghuni yang tinggal di bagian belakang rumah kost.
Polisi kini terus mendalami keterkaitan kedua peristiwa tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV, keterangan saksi, serta kemungkinan adanya jaringan curanmor bersenjata yang beroperasi di wilayah Jakarta Timur. [Int]






