Jaro Ade Tarling di Masjid Jami Darussalam Sukaraja
SUKARAJA, Matanews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di bulan suci Ramadhan. Kali ini,
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade melaksanakan Tarling di Kecamatan Sukaraja bersama unsur Muspika, tokoh agama, dan masyarakat setempat, di Masjid Jami Darussalam, Desa Pasir Jambu, Sukaraja, Rabu (11/3).

Pada kesempatan tersebut, Jaro Ade menyerahkan bantuan kepada DKM Masjid. Ia menyampaikan salam hormat dari Bupati Bogor kepada seluruh masyarakat Sukaraja.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para pemimpin agar senantiasa diberikan kekuatan dan bimbingan dalam menjalankan amanah.

“Alhamdulillah sudah lebih dari satu tahun masyarakat memberikan amanah kepada kami untuk memimpin Kabupaten Bogor.
Kami mohon doa dari para ulama, para kyai, serta seluruh masyarakat agar para pemimpin kita selalu diberikan bimbingan oleh Allah SWT,” ujar Jaro Ade.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin bangsa, mulai dari Presiden, Wakil Presiden,
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, hingga para pemimpin daerah agar selalu diberikan kesehatan dan kemampuan dalam menjalankan tugas untuk kemajuan bangsa dan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Jaro Ade juga menyampaikan apresiasi kepada unsur Muspika Sukaraja, mulai dari kecamatan, kepolisian, TNI,
Hingga para kepala desa yang terus bersinergi dalam menjaga kondusifitas wilayah serta mendukung berbagai program pembangunan.
“Sinergi antara pemerintah wilayah dengan masyarakat sangat penting, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah,” tandasnya.
Ia juga menyoroti potensi ekonomi di Kecamatan Sukaraja yang memiliki cukup banyak perusahaan dan kawasan industri.
Jaro Ade berharap keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap masyarakat Sukaraja dapat diprioritaskan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah ini. Jangan sampai pabriknya ada di sini, tetapi tenaga kerjanya justru dari luar daerah,” tegasnya. (Rdf)




