Menuju PORPROV XV 2026: DonTing Siap Danai Kegiatan

Menuju PORPROV XV 2026: DonTing Siap Danai KegiatanSUBANG, Matanews – Menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Tahun 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang wajib tancap gas melakukan persiapan serius
Menuju PORPROV XV 2026: DonTing Siap Danai Kegiatan

Menuju PORPROV XV 2026: DonTing Siap Danai Kegiatan

SUBANG, Matanews Menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Tahun 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang wajib tancap gas melakukan persiapan serius.

Langkah strategis ini harus diwujudkan melalui program Peningkatan Kompetensi Pelatih dan Tes Parameter Atlet Kabupaten Subang.

Kegiatan ini dirancang sebagai fondasi utama dalam mencetak prestasi atlet yang optimal melalui standarisasi kepelatihan dan pemetaan kondisi fisik atlet secara akurat.

Komitmen Tine Yowargana: “Jangan Korbankan Atlet”

Meskipun kegiatan ini merupakan agenda wajib KONI Subang yang idealnya didanai oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang,

Muncul dinamika terkait ketersediaan anggaran. Menanggapi hal tersebut, Calon Ketua Umum KONI Subang, D.K.P Tine Yowargana yang akrab disapa TingTing, menyatakan sikap tegasnya.

Tine menegaskan kesiapannya untuk merogoh kocek pribadi senilai kurang lebih Rp 150 juta demi memastikan kegiatan ini tetap berjalan jika Pemkab mengalami kendala anggaran.

“Saya tidak peduli mau terpilih atau tidak jadi Ketua Umum KONI Subang. Yang penting, jangan korbankan kebutuhan pelatih dan atlet. PORPROV sudah semakin dekat, ini bukan lagi soal ego pribadi, tapi untuk kebanggaan Subang,” tegas Tine.

Langkah ini diambil Tine semata-mata agar persiapan mental dan fisik para pejuang olahraga Subang tidak terhambat oleh urusan birokrasi, mengingat persaingan di PORPROV XV 2026 diprediksi akan sangat ketat.

Fokus pada Sport Science dan Kualitas Pelatih

Program edukasi bagi pelatih cabang olahraga ini bertujuan untuk meng-upgrade metodologi latihan konvensional menuju pendekatan modern. Terdapat tiga tujuan utama dalam kegiatan ini:

Edukasi Berbasis Ilmu Terkini: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelatih berdasarkan ilmu keolahragaan (sport science) terbaru.

Perancangan Program Adaptif: Mengembangkan kemampuan pelatih dalam merancang program latihan yang tidak hanya efektif, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan atlet.

Pembinaan Berkelanjutan: Mendorong penerapan sport science secara konsisten dalam proses pembinaan jangka panjang.

Alur Tes Parameter Atlet yang Terstruktur

Selain penguatan di sisi pelatih, KONI Subang juga melaksanakan tes dan pengukuran atlet dengan standar ilmiah yang ketat. Alur kegiatan dilakukan secara sistematis:

Persiapan & Briefing: Meliputi pemeriksaan kesehatan dan penjelasan prosedur teknis.

Pelaksanaan: Tes dilakukan sesuai protokol ilmiah untuk menjamin validitas data.

Analisis Data: Hasil tes diolah secara objektif dan komprehensif.

Interpretasi & Rekomendasi: Hasil dibandingkan dengan norma standar kinerja, yang kemudian menjadi dasar penyusunan program latihan spesifik bagi tiap atlet.

Manfaat Utama: Melalui rangkaian tes ini, KONI dapat memetakan potensi atlet secara objektif, mencegah risiko cedera akibat beban berlebih (overtraining),

Serta memastikan program latihan memiliki dasar ilmiah yang kuat demi peningkatan performa. (Rdf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *