Awaludin TKO di BK Pemprov 2025, Penanganan Medis Dinilai Tanggap dan Profesional
Awaludin KO! Tim Medis Sigap Buru Cedera!
BANDUNG, Matanews— Pertandingan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Pemprov) Jawa Barat (5/12/2025) menyisakan cerita berbeda bagi Awaludin, atlet kontingen Kota Cirebon. Ia harus mengakhiri laga lebih cepat setelah dinyatakan TKO di dalam ring, sebelum kemudian mendapat penanganan medis yang disebutnya cepat dan cukup memadai.
Ditemui usai proses pemeriksaan lanjutan di lokasi pertandingan, Awaludin menceritakan bagaimana ia menerima pelayanan setelah dinyatakan tidak dapat melanjutkan duel.
“Alhamdulillah saya ditangani dengan cukup bagus. Penanganannya sudah cukup tanggap,” ujarnya.

Pengecekan Luka Menjadi Prioritas Pertama
Menurut Awaludin, tindakan pertama tim medis adalah melakukan pemeriksaan mendetail pada bagian yang diduga mengalami cedera.
“Ini langsung pengecekan yang bagian luka cedera kemarin. Jadi yang di bagian sini itu langsung dicek kondisinya bagaimana, parah atau tidak,” tuturnya sambil menunjuk area kaki bawahnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tidak ada masalah pada tulang, namun terdapat gangguan pada otot kaki bawah yang membuatnya harus menghentikan laga demi mencegah cedera lebih buruk.
“Bagian tulang dalam tidak ada masalah. Yang bermasalah hanya otot kaki bawah,” jelasnya.
Penanganan Dinilai Cukup Cepat, Tapi Masih Bisa Ditingkatkan
Mengenai kualitas dan kecepatan layanan medis, Awaludin menilai kinerja tim medis pertandingan sudah berjalan cukup baik, meski ia berharap ke depan ada peningkatan.
“Iya, sudah cukup sesuai. Tapi kalau bisa lebih baik lagi ditingkatkan,” katanya.
Ia juga menilai perlengkapan dan obat-obatan yang digunakan oleh tim medis sudah mencukupi kebutuhan penanganan cedera ringan hingga sedang.
“Iya, menurut saya sudah cukup proper,” tambahnya.
Dijadwalkan Pemeriksaan Lanjutan Pekan Depan
Meski dinyatakan aman dari cedera tulang, tim medis meminta Awaludin melakukan kontrol lanjutan di rumah sakit untuk memastikan kondisinya benar-benar pulih.
“Sarannya kemarin, Minggu depan saya harus kontrol lagi ke rumah sakit. Pemeriksaan harus dikontrol lebih lanjut lagi ya ke depannya, untuk memastikan juga karir kita,” ujarnya.
Perhatian terhadap kondisi fisik atlet menjadi faktor penting mengingat BK Pemprov merupakan gerbang menuju persaingan yang lebih tinggi, termasuk Porprov Jawa Barat 2026. Bagi Awaludin, evaluasi medis ini bukan sekadar prosedur, tetapi bagian dari menjaga kelangsungan kariernya di dunia olahraga.(Zee)






