Balap Liar Saat Ramadan di Marisa, Polisi Pohuwato Gerak Cepat Dan Menindak Tegas

Balap Liar Saat Ramadan di Marisa, Polisi Pohuwato Gerak Cepat Dan Menindak Tegas

Balap Liar Subuh Dibubarkan, 25 Motor Disita

POHUWATO, Matanews Suasana khusyuk Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Marisa mendadak pecah oleh deru knalpot sepeda motor, Sabtu (21/2/2026) pagi. Usai salat Subuh, sejumlah remaja diduga menggelar balap liar di kawasan Block Plan hingga area wisata Pohon Cinta.

Merespons laporan warga, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pohuwato bergerak cepat. Operasi penertiban dipimpin langsung oleh Kepala Satlantas Iptu Jefriansyah S. Tangahu.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan ketertiban selama Ramadan. Balap liar bukan hanya membahayakan pelakunya, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga yang sedang beribadah,” ujar Jefriansyah.

25 Kendaraan Diamankan

Penyisiran dilakukan di sejumlah titik rawan yang selama ini kerap dijadikan arena kebut-kebutan. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 25 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot bising dan tidak sesuai standar pabrikan.

Seluruh kendaraan dibawa ke Mapolres Pohuwato sebagai barang bukti. Pemiliknya dikenakan sanksi tilang dan diwajibkan mengganti knalpot dengan standar resmi sebelum kendaraan dapat diambil kembali.

Penindakan berlangsung tanpa perlawanan berarti. Hingga operasi berakhir sekitar pukul 08.00 WITA, situasi di Marisa terpantau aman dan kondusif.

Balap Liar
Balap Liar Saat Ramadan di Marisa, Polisi Pohuwato Gerak Cepat Dan Menindak Tegas

Titik Rawan: Block Plan dan Pohon Cinta

Kawasan Block Plan serta objek wisata Pohon Cinta disebut kerap menjadi lokasi favorit balap liar, terutama pada waktu-waktu sepi seperti selepas Subuh. Jalanan yang relatif lengang dimanfaatkan sebagian remaja untuk adu kecepatan.

Padahal, aktivitas tersebut berisiko tinggi, tidak hanya bagi pelaku tetapi juga pengguna jalan lain. Selain potensi kecelakaan, kebisingan knalpot turut mengganggu warga yang menjalankan ibadah dan beristirahat.

Peran Orang Tua Disorot

Selain penegakan hukum, kepolisian menekankan pentingnya pengawasan keluarga. Polres Pohuwato mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam rawan selepas Subuh.

Menurut Jefriansyah, pencegahan tidak cukup hanya melalui operasi penertiban. Kesadaran kolektif masyarakat, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar, menjadi kunci memutus mata rantai balap liar.

“Kami akan terus melakukan patroli rutin selama Ramadan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Operasi Berkelanjutan

Satlantas Polres Pohuwato memastikan penertiban serupa akan digelar secara berkala sepanjang bulan Ramadan. Pendekatan yang dilakukan bersifat preventif sekaligus represif mencegah sebelum terjadi pelanggaran, serta menindak tegas jika aturan dilanggar.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Pohuwato.Di tengah bulan suci yang identik dengan ketenangan, aparat berupaya memastikan ruang publik tetap kondusif bagi seluruh warga. (Slh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *