Wakapolri Tinjau SPPG di NTT, Polri Siapkan Pembangunan 98 Fasilitas Gizi Baru

Zee
pembangunan 98 SPPG baru, terdiri dari 16 di wilayah 3T dan 12 SPPG reguler. Pembangunan direncanakan mulai pekan depan

Bangun 98 SPPG, Polri All-Out!

KUPANG, Matanews — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo, meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur, Sabtu kemarin. Fasilitas yang berlokasi di Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, ini telah berjalan selama empat bulan dan dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik secara konsisten sesuai standar nutrisi (29/11/2025).

98
Pembangunan 98 SPPG baru, terdiri dari 16 di wilayah 3T dan 12 SPPG reguler. Pembangunan direncanakan mulai pekan depan.

“Alhamdulillah bagus, dan menu-menunya cukup baik,” ujar Dedi setelah melihat langsung dapur, proses penyajian, serta menu harian SPPG. Ia menilai pengelolaan fasilitas tersebut telah menerapkan standar yang terukur, mulai dari keamanan pangan, pengelolaan dapur, hingga pola konsumsi peserta didik.

SPPG juga disiapkan untuk menyesuaikan cita rasa lokal di berbagai daerah. Menurut Dedi, hal ini penting agar pemenuhan gizi tetap relevan dengan budaya kuliner masyarakat setempat. Polri bahkan berencana menyusun Buku Menu Resep Nusantara SPPG, yang menghimpun ragam makanan khas daerah sebagai panduan penyusunan menu di seluruh Indonesia. “Menu bisa disesuaikan dengan kekhasan daerah masing-masing,” tegasnya.

Dalam kunjungannya, Wakapolri menyampaikan terima kasih kepada Kepala SPPG, para staf, tenaga pengelola, serta relawan yang selama ini menjalankan operasional secara disiplin. Ia menyoroti kerja konsisten tim SPPG dalam menerapkan SOP, menjaga keamanan pangan, serta mempertahankan ciri khas layanan gizi Polri. “Kami berterima kasih kepada seluruh tim yang bekerja penuh dedikasi untuk melayani para penerima manfaat,” kata Dedi.

98
Pembangunan 98 SPPG baru, terdiri dari 16 di wilayah 3T dan 12 SPPG reguler. Pembangunan direncanakan mulai pekan depan.

Pembangunan 98 SPPG Baru di Wilayah 3T

Menindaklanjuti instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, Polri mendapat tugas untuk membangun 98 SPPG tambahan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Langkah ini menjadi bagian dari upaya nasional meningkatkan pemerataan gizi dan kualitas sumber daya manusia.

“Bapak Kapolri memerintahkan agar SPPG dibangun di wilayah 3T. Polri mendapat mandat untuk membangun 98 fasilitas,” ungkap Dedi.

Khusus Nusa Tenggara Timur, Polri menargetkan pembangunan 98 SPPG baru, terdiri dari 16 di wilayah 3T dan 12 SPPG reguler. Pembangunan direncanakan mulai pekan depan melalui peletakan batu pertama. “Target di NTT minggu depan sudah peletakan batu pertama,” ujarnya.

98
Pembangunan 98 SPPG baru, terdiri dari 16 di wilayah 3T dan 12 SPPG reguler. Pembangunan direncanakan mulai pekan depan.

Selain pengembangan SPPG, Polri juga menyiapkan 264 fasilitas operasional lain yang akan diresmikan secara nasional guna memperkuat pelayanan publik, baik dalam aspek kesehatan, logistik, pendidikan kepolisian, maupun dukungan keamanan masyarakat.

Dengan hadirnya jaringan SPPG yang lebih luas, Polri berharap pelayanan gizi dapat merata, berkelanjutan, serta berfungsi sebagai sarana pelestarian kuliner daerah. Rencana penyusunan Buku Menu Resep Nusantara SPPG diyakini akan menjadi standar baru yang mengintegrasikan kebutuhan nutrisi dengan kekayaan kuliner lokal. (Cha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *