Banjir Menerjang, Akses Jalur Pantura di Situbondo Tertutup Pasir

Banjir di Situbondo (Ist)

Arus Jawa–Bali Mandek

SITUBONDO, Matanews Banjir luapan sungai kembali melumpuhkan jalur utama Pantai Utara (Pantura) Jawa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Material batu dan pasir yang terbawa arus deras menutup total badan jalan nasional yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali, Rabu (21/1/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, sekitar pukul 19.30 WIB. Luapan air sungai yang berasal dari kawasan pegunungan membawa serta material dalam jumlah besar, hingga menimbun ruas jalan pantura dan membuat kendaraan sama sekali tak dapat melintas.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul sungai yang tak mampu menahan debit air tinggi setelah wilayah Situbondo diguyur hujan deras sejak Rabu sore.

Banjir
Banjir di Jalur Pantura (Ist)

“Iya, betul. Banjir membawa material batu dan pasir karena tanggul aliran sungai jebol lagi, seperti kejadian tahun sebelumnya,” ujar Puriyono saat dihubungi di Situbondo, Rabu malam.

Material yang terbawa arus deras itu menutup seluruh badan jalan, termasuk jalur kendaraan besar dan kecil. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Banyuwangi maupun sebaliknya terpaksa dihentikan total.

Banjir
Banjir Ilustrasi (Ist)

BPBD Situbondo segera mengeluarkan imbauan kepada para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri melintas di lokasi kejadian. Kendaraan dari dua arah diminta untuk putar balik atau menepi di lokasi aman sembari menunggu proses pembersihan material.

“Kami mengimbau pengguna jalan dari arah Surabaya maupun Banyuwangi untuk putar balik atau menepi. Jalur belum bisa dilewati,” kata Puriyono.

Hingga pukul 21.00 WIB, berdasarkan informasi yang dihimpun, jalur pantura Situbondo masih belum dapat dilalui kendaraan. Tebalnya timbunan pasir dan batu membuat alat berat diperlukan untuk membuka kembali akses jalan nasional tersebut.

Situbondo
Situbondo (ist)

Banjir luapan sungai ini disebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Situbondo sejak sore hari. Debit air meningkat tajam dan menekan tanggul sungai yang sebelumnya juga pernah mengalami kerusakan, hingga akhirnya jebol dan mengalir deras ke arah jalan raya.

Pantura Situbondo merupakan salah satu jalur vital nasional yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Lumpuhnya jalur ini berdampak langsung pada distribusi logistik dan arus kendaraan antarpulau, terutama kendaraan besar dan angkutan barang.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, dan instansi terkait masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pengamanan serta menunggu penurunan debit air sebelum proses pembersihan material dilakukan secara maksimal.
(Yor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *