Bantuan Gaspol DiKirim Polri via Udara 30 November!
Cuaca Buruk Tak Halangi Misi Bantuan Udara Kemanusiaan polri!
PONDOK CABE, Matanews – Polri mengerahkan kekuatan logistik dan armada udara untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Operasi bantuan kemanusiaan ini dipusatkan di Mako Polisi Udara Pondok Cabe, yang dijadikan titik konsolidasi sekaligus peluncuran distribusi bantuan menuju daerah-daerah terpencil yang masih sulit dijangkau melalui jalur darat.
Waastamaops Kapolri, Irjen Pol Laksana, S.I.K., dalam doorstop kepada media menyampaikan bahwa Polri bergerak cepat untuk memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh dukungan kebutuhan dasar.

“Pagi hari ini kita bersama-sama berada di Pondok Cabe, Pol Udara, untuk melaksanakan pendorongan bantuan kepada masyarakat yang ada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujarnya.
Irjen Laksana menekankan bahwa percepatan distribusi menjadi prioritas mengingat situasi darurat yang dihadapi warga.
“Pendorongan logistik ini kita upayakan secepatnya agar dapat membantu masyarakat, sehingga mereka dapat bertahan dalam keadaan yang darurat,” kata dia.
Menurutnya, Mabes Polri telah menyiapkan fasilitas udara secara maksimal.
Helikopter dan pesawat yang tersedia akan bergerak dari Pondok Cabe, sementara polda-polda yang berada di wilayah sekitar akan mendukung dengan kapal atau helikopter masing-masing.
“Fasilitas udara sudah siap, rekan-rekan bisa lihat sendiri. Dari Mabes Polri kita mendorong bantuan dari Pondok Cabe, sedangkan dari masing-masing polda akan didorong menggunakan kapal terdekat atau helikopter yang ada di polda sekitar,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa Kapolri telah memberikan arahan langsung untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terpenuhi sesegera mungkin.
Bantuan yang disalurkan mencakup bahan makanan, peralatan komunikasi, genset, perlengkapan SAR seperti perahu karet dan pelampung, serta bantuan medis.
“Bapak Kapolri memerintahkan agar segera membantu menyelesaikan masalah-masalah di daerah terdampak,” ujarnya.
Pengiriman bantuan dilakukan mulai pagi ini, menimbang kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir tidak menentu.
“Barang-barang harus segera diberangkatkan supaya masyarakat di Aceh, Sumbar, dan Sumut dapat segera merasakan bantuan dari Polri,” kata Irjen Laksana.
Selain untuk masyarakat, sebagian bantuan juga ditujukan untuk memperkuat operasional aparat kepolisian di lapangan yang turut terdampak.
“Aparat kepolisian di sana juga membutuhkan peralatan tambahan, dan semoga bantuan ini membantu operasional mereka,” tambahnya.

Mekanisme distribusi dilakukan dalam tiga tahap.
Tahap pertama melibatkan polda-polda tetangga yang tidak terdampak, disusul bantuan dari Mabes Polri pada tahap berikutnya. Namun, sejumlah kendala tetap membayangi proses pengiriman, mulai dari cuaca buruk hingga keterbatasan titik pendaratan helikopter.
“Kendala pasti ada: cuaca, jalan putus, serta lokasi pendaratan helikopter yang terbatas. Namun polda dan polres di daerah terdampak sudah menyiapkan titik-titik landing untuk mempercepat pendistribusian,” paparnya.
Polri juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin ikut menyalurkan bantuan melalui Posko Penerimaan Bantuan Kemanusiaan Ditsamapta Koorsabhara.
“Polri terbuka bagi masyarakat yang ingin mengirim bantuan,” tutup Irjen Laksana. (Dtw)





