Booth Polri Jadi Magnet di Kampung Hukum MA 2026

Booth Polri Jadi Magnet di Kampung Hukum MA 2026

JAKARTA , MatanewsPolri kembali menegaskan komitmennya dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat melalui keikutsertaan dalam Pameran Kampung Hukum Mahkamah Agung (MA) Tahun 2026 yang digelar di halaman Mahkamah Agung RI, Selasa (10/2/2026). Partisipasi tersebut berbuah prestasi setelah booth Polri meraih predikat Juara Terbaik 3, didorong oleh tingginya antusiasme pengunjung.

Hukum

Selama pameran berlangsung, tercatat sebanyak 956 orang mengunjungi booth Polri. Pada sesi penutupan, penghargaan diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Biro Hukum dan Humas MA RI, Dr. Sobandi, S.H., M.H. Predikat Juara Terbaik 1 diraih Badan Peradilan Agama (Badilag) MA RI, sementara Juara Terbaik 2 diraih Badan Peradilan Umum (Badilum) MA RI.

Karo PID Divhumas Polri, Brigjen Pol Tjahyono Saputro, menjelaskan bahwa keikutsertaan Polri merupakan bentuk dukungan terhadap agenda edukasi hukum yang rutin diselenggarakan Mahkamah Agung.

“Ini adalah partisipasi Polri dalam rangka memeriahkan Kampung Hukum yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung. Dan kita selalu berpartisipasi setiap tahun dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Hukum

Pada pameran tahun ini, Polri menghadirkan enam satuan kerja di lingkungan Mabes Polri, yakni Bareskrim Polri, Baintelkam Polri, Korlantas Polri, Divhumas Polri, Divpropam Polri, dan Divkum Polri. Masing-masing satker menampilkan inovasi serta layanan unggulan yang langsung dapat diakses masyarakat.

“Dari Bareskrim kita tampilkan Restorative Justice (RJ) dan layanan narkoba. Dari BIK ada layanan SKCK. Dari Korlantas ada sosialisasi masa berlaku dan perpanjangan SIM, termasuk kendaraan SIM keliling yang kita tempatkan di sini,” jelas Brigjen Pol Tjahyono.

Selain itu, Divkum Polri memberikan sosialisasi peraturan perundang-undangan terbaru, termasuk KUHAP dan KUHP yang baru. Divpropam membuka layanan pengaduan berbasis media sosial, sementara Divhumas menyediakan layanan informasi publik serta berbagai pelayanan kepolisian lainnya.

“Tujuannya untuk menyosialisasikan kinerja dan layanan Polri, agar masyarakat mengetahui kompetensi dan tugas Polri. Dengan adanya stand Polri, masyarakat bisa lebih memahami tugas pokok Polri serta layanan yang tersedia,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepolisian ke depan.

“Dukungan masyarakat sangat penting agar Polri bisa terus menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.

Sosialisasi yang dikemas melalui permainan interaktif dan game edukatif membuat booth Polri tak pernah sepi pengunjung sejak hari pertama hingga penutupan. Kehadiran layanan SIM keliling menjadi salah satu daya tarik utama, terutama bagi warga yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan C secara langsung di lokasi pameran. [Int]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *