CCTV Bongkar Aksi 2 Maling di Toko Kelontong Medan
CCTV Bongkar Maling Uang
MEDAN, Matanews — Aksi pencurian terekam kamera pengawas kembali mengusik rasa aman warga Kota Medan. Dua orang pria tak dikenal terekam kamera CCTV saat menggasak uang tunai dari dalam laci sebuah toko kelontong di Jalan Pasar V Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Dalam rekaman video yang kini viral di media sosial, kedua pelaku terlihat bergerak tanpa tergesa. Mereka masuk ke dalam warung setelah terlebih dahulu merusak pintu dengan cara dicongkel menggunakan alat keras. Begitu berhasil masuk, sasaran utama langsung tertuju pada laci penyimpanan uang.
Pemilik warung, Rezeki Maulidin (28), mengatakan peristiwa itu baru diketahuinya saat ia terbangun dini hari untuk bersiap berbelanja kebutuhan sayur ke pasar tradisional. Kecurigaan muncul ketika ia mendapati laci tempat menyimpan uang dalam kondisi terbuka dan kosong.

“Saya bangun sekitar jam tiga subuh. Memang rencananya mau belanja ke pajak. Tapi pas lihat laci, uangnya sudah habis,” ujar Rezeki kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).
Menurut Rezeki, uang tunai yang hilang diperkirakan mencapai Rp16 juta, yang merupakan modal usaha untuk berbelanja stok dagangan harian. Uang tersebut disimpan di dalam laci karena akan digunakan pada pagi hari.
Tak hanya kehilangan uang, aksi pencurian itu juga meninggalkan kerusakan fisik pada bangunan warung. Pintu toko tampak rusak akibat dicongkel paksa oleh pelaku.

“Pintunya mereka congkel pakai alat, entah obeng atau alat besi lain. Begitu masuk, mereka langsung ke laci. Tidak ada barang lain yang diambil,” tuturnya.
Rezeki memastikan bahwa selain uang tunai, tidak ada barang dagangan maupun peralatan warung yang hilang. Hal itu memperkuat dugaan bahwa pelaku sudah mengetahui persis sasaran yang ingin mereka ambil.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan wajah dan gerak-gerik kedua pelaku kini telah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian. Video tersebut diharapkan dapat membantu proses identifikasi dan pengejaran pelaku.

Atas kejadian itu, korban telah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Tembung. Pihak kepolisian disebut tengah melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan dari korban serta warga sekitar.
“Kami sudah buat laporan ke Polsek. Kerugian sekitar Rp16 juta. Sekarang kami berharap pelaku bisa segera ditangkap,” kata Rezeki.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kriminal pencurian dengan pemberatan di wilayah Medan, terutama yang menyasar pelaku usaha kecil. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan menjelang subuh, serta memastikan sistem keamanan lingkungan dan toko berfungsi optimal. (Yor)






