Cekcok Parkir, Warga Blok M Terluka

Cekcok Parkir, Warga Blok M Terluka

JAKARTA, Matanews — Keributan antar dua kelompok di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berujung aksi penusukan yang menyebabkan satu orang berinisial MMT alias B (42) mengalami luka serius di bagian perut. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/2/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Blok M

Pelaksana Harian Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Satrio mengatakan korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Muhammadiyah Jakarta akibat luka tusuk yang dideritanya.

“Korban mengalami luka di bagian perut,” kata Satrio kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Blok M

Satrio menjelaskan keributan dipicu oleh perebutan lahan parkir antara dua kelompok yang sama-sama beraktivitas di sekitar kawasan tersebut. Awalnya, kedua kelompok terlibat cekcok mulut yang berlangsung cukup lama. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi kekerasan.

Dalam keributan itu, salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan langsung menyerang korban. Tebasan senjata tajam tersebut mengenai perut sebelah kiri korban, menyebabkan luka cukup serius dan pendarahan hebat.

“Salah satu pelaku mengeluarkan parang dan menyerang korban dan mengenai perut korban sebelah kiri. Korban sempat menghubungi temannya untuk meminta bantuan,” ucap Satrio.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan barang bukti.

Dalam pengembangan kasus, polisi berhasil menangkap satu pelaku berinisial MFRA (46). Pelaku kini telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku yang diamankan sementara satu orang. Nanti kita dalami lagi dari rekaman CCTV yang ada,” ujar Satrio.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan dengan memeriksa saksi-saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

Satrio menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk tindak kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan pusat aktivitas publik seperti Blok M.[Int]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *