Ditpolairud Pastikan Alur Muara Angke Tetap Terbuka

Pengecekan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel kapal patroli Ditpolairud Polda Metro Jaya. Petugas menyisir alur pelayaran pelabuhan guna memastikan tidak ada kapal yang menghambat arus

Alur Muara Angke Tak Ditutup, Polisi Turun Tangan

JAKARTA, Matanews — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya merespons cepat informasi yang ramai diperbincangkan publik terkait dugaan tertutupnya alur keluar-masuk kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Ditpolairud melakukan pengecekan langsung di lapangan pada Sabtu, (31/1/2026).

Muara
Pengecekan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel kapal patroli Ditpolairud Polda Metro Jaya.

Pengecekan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel kapal patroli Ditpolairud Polda Metro Jaya. Petugas menyisir alur pelayaran pelabuhan guna memastikan tidak ada kapal yang menghambat arus keluar-masuk kapal nelayan maupun kapal operasional lainnya.

Angke
Kasubdit Patroli Polairud Polda Metro Jaya, AKBP M. Helmi Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penertiban kapal yang tidak sesuai dengan ketentuan sandar di pelabuhan.

Kasubdit Patroli Polairud Polda Metro Jaya, AKBP M. Helmi Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penertiban kapal yang tidak sesuai dengan ketentuan sandar di pelabuhan.

“Penertiban dilakukan agar kapal tidak bersandar di jalur alur pelabuhan. Kapal-kapal yang berpotensi menghambat arus pelayaran kami minta segera dipindahkan,” kata Helmi saat dikonfirmasi.

Selain penertiban posisi sandar, petugas juga memberikan imbauan kepada para pemilik dan awak kapal agar secara rutin memeriksa kondisi teknis kapal. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mencegah kerusakan kapal yang dapat berujung pada gangguan pelayaran maupun kecelakaan laut.

Sementara itu, Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan semata-mata demi kepentingan bersama, khususnya keselamatan para nelayan dan pengguna jasa pelabuhan.

Kang mus
“Penertiban ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan bersama. Alur pelayaran Muara Angke merupakan jalur penting bagi nelayan, sehingga harus tetap terbuka dan aman,” ujar Mustofa.

“Penertiban ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan bersama. Alur pelayaran Muara Angke merupakan jalur penting bagi nelayan, sehingga harus tetap terbuka dan aman,” ujar Mustofa.

Menurut Mustofa, pelabuhan Muara Angke memiliki peran vital sebagai pusat aktivitas nelayan di Jakarta dan sekitarnya. Karena itu, kelancaran arus pelayaran menjadi faktor utama yang harus dijaga secara konsisten.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa kondisi alur pelayaran Pelabuhan Muara Angke saat ini dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan penutupan alur sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar luas di masyarakat.

Ditpolairud Polda Metro Jaya pun mengimbau seluruh pengguna jasa pelabuhan, baik nelayan maupun operator kapal, untuk mematuhi aturan sandar kapal dan menjaga ketertiban bersama. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan serta kelancaran aktivitas pelayaran di kawasan pelabuhan. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *