Gedung Biru Disorot, Warga Minta Fasilitas Foto Kopi Dekat

Gedung Biru Disorot Soal Pelayanan

JAKARTA, Matanews — Aktivitas pelayanan administrasi kendaraan bermotor di Gedung Biru Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan soal prosedur maupun waktu penyelesaian, melainkan fasilitas penunjang yang dinilai belum sepenuhnya ramah bagi wajib pajak.

Sejumlah warga yang tengah mengurus proses balik nama dan mutasi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mengusulkan agar layanan foto kopi disediakan lebih dekat, atau bila memungkinkan berada di dalam area gedung pelayanan. Permintaan itu muncul karena lokasi foto kopi yang tersedia saat ini berjarak lebih dari 50 meter dari pintu gedung, sehingga dianggap menyulitkan dan memakan waktu.

Gedung Biru

Di tengah padatnya antrean, kebutuhan menggandakan dokumen menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses administrasi. Wajib pajak harus bolak-balik untuk melengkapi berkas. Dalam kondisi cuaca cerah, jarak tersebut mungkin masih dapat ditoleransi. Namun saat musim hujan tiba, persoalan menjadi berbeda.

Ikwan, warga Bekasi yang ditemui saat mengurus balik nama kendaraan bermotornya, mengaku pelayanan petugas sudah cukup baik. Namun, menurut dia, fasilitas penunjang perlu ditingkatkan.

“Pelayanannya cukup baik, ramah dan memberikan arahan yang jelas. Jadi kita tahu harus ke mana untuk menyerahkan berkas,” ujar Ikwan, Rabu (11/2/2026).

Meski demikian, ia menilai keberadaan layanan foto kopi yang jauh dari gedung utama menjadi kendala tersendiri, terutama bagi masyarakat yang ingin prosesnya berjalan cepat.

“Sebaiknya, lokasi foto kopi ada di sekitar area gedung untuk memudahkan kami sebagai masyarakat agar cepat dan tidak perlu jalan jauh. Apalagi sekarang ini masuk musim penghujan,” katanya.

Menurut Ikwan, jarak yang harus ditempuh tidak hanya memperpanjang waktu pengurusan, tetapi juga berpotensi merusak dokumen apabila kehujanan. Dalam pengurusan BPKB, kelengkapan dan kondisi fisik dokumen menjadi hal penting. Berkas yang basah atau rusak bisa menghambat proses administrasi.

Selain layanan foto kopi, ia juga mengusulkan adanya penyediaan air mineral dan permen bagi masyarakat yang sedang mengantre. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat meningkatkan kenyamanan, terutama bagi warga lanjut usia atau mereka yang membawa anak.

Permintaan ini mencerminkan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang bukan hanya cepat dan transparan, tetapi juga nyaman dan manusiawi. Terlebih, Gedung Biru dikenal sebagai salah satu pusat pelayanan administrasi kendaraan terbesar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Menanggapi masukan tersebut, Pamin Seksi BPKB Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Iptu Sunarti, menyatakan pihaknya terbuka terhadap setiap saran dari masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis. Setiap masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan fasilitas maupun sistem pelayanan ke depan,” ujar Sunarti.

Ia menegaskan bahwa Ditlantas Polda Metro Jaya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang penerbitan dan pengurusan BPKB. Evaluasi fasilitas penunjang, menurut dia, merupakan bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ditlantas Polda Metro Jaya memang melakukan sejumlah pembenahan, mulai dari sistem antrean elektronik hingga transparansi biaya administrasi. Namun, seperti diakui Sunarti, peningkatan kualitas layanan tidak hanya menyangkut sistem dan prosedur, tetapi juga kenyamanan masyarakat selama berada di lokasi pelayanan.

Bagi warga, pelayanan publik ideal bukan sekadar cepat selesai, melainkan juga memudahkan setiap langkah prosesnya. Usulan sederhana seperti mendekatkan layanan foto kopi dan menyediakan fasilitas pendukung menjadi pengingat bahwa detail kecil kerap menentukan pengalaman besar dalam pelayanan birokrasi.

Gedung Biru pun kini dihadapkan pada harapan masyarakat: menghadirkan pelayanan yang tak hanya tertib secara administratif, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan riil di lapangan. (Wly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *