Helikopter TNI AD Kirim Logistik dan Evakuasi Korban di Wilayah Taput–Tapteng

Helikopter dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) untuk mengirimkan bantuan logistik sekaligus mengevakuasi warga

Helikopter Tempurkan Logistik ke Taput–Tapteng

JAKARTA, Matanews – Upaya penanganan bencana di wilayah Tapanuli Utara (Taput) dan Tapanuli Tengah (Tapteng) terus dikebut. TNI Angkatan Darat kembali mengerahkan armada helikopter dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) untuk mengirimkan bantuan logistik sekaligus mengevakuasi warga yang terdampak bencana alam di beberapa kawasan yang masih terisolasi.

Helikopter
Helikopter dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) untuk mengirimkan bantuan logistik sekaligus mengevakuasi warga

Penerbangan bantuan pada Selasa, (9/12/2025), menyasar delapan lokasi yang tersebar di dua kabupaten: Siantar Naipospos dan Huta Ginjang di Taput, serta Mardame, Pandan, Bondar Sihudon, Patik Sinomba, Aek Dakka, dan Sihorbo di Tapteng. Topografi pegunungan yang sulit dijangkau melalui jalur darat membuat distribusi lewat udara menjadi satu-satunya cara untuk memastikan logistik tiba tepat waktu.

Operasi udara tersebut melibatkan tiga helikopter: Bell 412EPI HA-5230 dan Bell 412EP HA-5176, masing-masing berkapasitas 600 kilogram, serta MI-17V5 HA-5140 yang mampu membawa hingga 1.200 kilogram muatan. Ketiganya bergerak dalam beberapa sorti untuk mengangkut paket makanan, kebutuhan darurat, obat-obatan, tenda, serta peralatan kebersihan bagi warga yang terdampak.

Pada sorti pertama, Bell 412EPI HA-5230 terbang ke Siantar Naipospos, Taput, membawa bantuan logistik. Sorti kedua menuju Bondar Sihudon dan Patik Sinomba, Tapteng, sebelum mengakhiri misi pada sorti ketiga dengan pengiriman ke Aek Dakka. Seluruh bantuan diturunkan di titik-titik yang telah ditetapkan sebelumnya oleh tim darat.

Sementara itu, Bell 412EP HA-5176 melaksanakan dua misi berbeda. Pada sorti pertama, helikopter mengirimkan logistik sekaligus menurunkan tim tenaga medis ke Mardame. Sorti berikutnya digunakan untuk menjemput tim medis dan mengevakuasi warga yang terdampak bencana. Evakuasi berjalan aman, dan para korban langsung mendapatkan perawatan awal setibanya di pos kesehatan.

Helikopter MI-17V5 mengangkut muatan terbesar. Sorti pertama mengantar logistik ke Lapangan Pandan, disusul sorti kedua ke Sihorbo, dan sorti ketiga ke Huta Ginjang, Taput. Kemampuan angkut besar memungkinkan pengiriman barang dalam jumlah signifikan ke wilayah yang masih terputus dari jalur darat.

Cuaca cerah sepanjang hari turut membantu operasi udara tersebut. Kondisi angin yang stabil memudahkan helikopter bermanuver di lembah dan jalur pegunungan yang curam. Warga menyambut kedatangan bantuan dengan antusias, terutama mereka yang selama beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok akibat akses terputus.

TNI AD menyatakan bahwa operasi bantuan kemanusiaan di wilayah Sumatera mulai dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat akan terus diperkuat. Prioritas utama saat ini adalah menjangkau wilayah terpencil yang belum dapat diakses melalui transportasi darat, serta memastikan evakuasi warga terdampak berjalan cepat dan aman. (Cka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *