Kapolri Turun Tangan Pantau Arus Balik Bekasi
Kapolri Pastikan Mudik Balik Aman Nyaman
Bekasi, Matanews — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, meninjau langsung kondisi arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dari pusat kendali lalu lintas di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu, 25 Maret 2026. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan pergerakan kendaraan pemudik berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah potensi lonjakan volume lalu lintas.

Kegiatan pemantauan berlangsung di Jasa Marga Toll Road Command Center, sebuah pusat pengendalian lalu lintas berbasis teknologi yang terintegrasi dengan berbagai ruas tol utama. Dari lokasi tersebut, Kapolri memonitor secara real time kepadatan kendaraan, pola distribusi arus balik, serta titik-titik yang berpotensi mengalami kemacetan.
Menurut Sigit, pemantauan terpusat ini menjadi bagian penting dalam strategi pengamanan arus balik yang mengedepankan respons cepat dan terukur. Ia menekankan bahwa setiap potensi gangguan harus diantisipasi sedini mungkin melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan operator jalan tol dan instansi terkait lainnya.
“Seluruh jajaran kami minta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pelaksanaan arus balik Lebaran. Kehadiran personel di lapangan harus benar-benar dirasakan,” kata Sigit dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, kehadiran aparat kepolisian tidak hanya berfungsi mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, terutama bagi pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan. Pendekatan ini, menurut dia, menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.
Dari hasil pemantauan sementara, pergerakan kendaraan menunjukkan tren peningkatan seiring berakhirnya masa libur Lebaran. Sejumlah ruas tol menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya terpantau mengalami kepadatan, khususnya pada jam-jam tertentu. Untuk mengurai kepadatan tersebut, petugas di lapangan telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk pengaturan buka-tutup jalur dan optimalisasi rest area.
Kapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik pengemudi dalam menghadapi perjalanan jarak jauh. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah, serta memanfaatkan fasilitas tempat istirahat secara bijak.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi tubuh, dan memanfaatkan rest area untuk beristirahat agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, Polri terus mengoptimalkan pengawasan terhadap titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan melalui pemanfaatan teknologi pemantauan serta penempatan personel di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan lalu lintas sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi insiden.
Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian pengawasan intensif yang dilakukan selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Dengan pendekatan terpadu antara teknologi dan kehadiran personel, Polri berupaya memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Di tengah meningkatnya mobilitas pasca-Lebaran, pemerintah dan aparat kepolisian berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga ketertiban berlalu lintas. Disiplin di jalan raya dinilai menjadi faktor kunci dalam menciptakan perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (Slh)






