Kasad Resmikan Jembatan Bailey, Akses Takengon Bireuen Pulih

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.,

Kasad Turun Langsung Resmikan Jembatan

REDELONG, Matanews — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan jembatan Bailey yang dibangun Satuan Tugas Gulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi, Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Kamis (8/1/2026). Peresmian tersebut menandai pulihnya kembali akses transportasi utama warga yang sempat terputus akibat bencana alam.

Kasad didampingi Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar serta tokoh adat setempat meninjau langsung jembatan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah. Jalur Takengon–Bireuen merupakan lintasan strategis yang menghubungkan sejumlah pusat ekonomi dan pendidikan di kawasan tengah Aceh.

Kasad
meresmikan jembatan Bailey yang dibangun Satuan Tugas Gulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Yonzipur 5/BW di kawasan Umah Besi,

Dalam keterangannya, Maruli mengatakan pembangunan jembatan Bailey ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, sesuai arahan Presiden RI. Di Kabupaten Bener Meriah, selain jembatan Bailey, TNI AD juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung yang saat ini masih dalam proses pengadaan.

“Ini adalah jembatan Bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya, kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini,” kata Maruli.

Ia menjelaskan, ke depan TNI AD bersama pemerintah daerah akan melakukan survei lanjutan untuk menentukan jenis jembatan yang paling sesuai, apakah jembatan beton sederhana atau jembatan gantung, dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat.

Kasad menambahkan, sesuai arahan Presiden, pemenuhan akses jembatan terutama pada jalur yang dilalui pelajar menuju sekolah ditargetkan dapat diselesaikan secara maksimal dalam waktu 1,5 tahun. Keberadaan jembatan Bailey ini diharapkan mampu menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi warga, sekaligus memperlancar arus transportasi di jalur lintas nasional tersebut.

Kasad
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.,

“Pembangunan ini adalah wujud kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat, membantu pemulihan wilayah terdampak bencana. Kami berharap jembatan ini dijaga dan dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Maruli.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Ir. Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi kepada TNI AD, khususnya Satgas Gulbencal Yonzipur 5/BW, atas kerja cepat dan dedikasi dalam membangun jembatan tersebut. Menurut dia, jembatan Bailey sangat vital bagi kelangsungan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dengan diresmikannya jembatan Bailey ini, proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah diharapkan berjalan lebih optimal, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. (Int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *