Kebakaran Pagi Melalap Ratusan Kios Pasar Induk Kramat Jati
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Pasar Raksasa
JAKARTA, Matanews — Kebakaran hebat melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025). Api menghanguskan ratusan kios dan memicu kepanikan pedagang di salah satu pusat distribusi pangan terbesar di Ibu Kota itu.
Informasi kebakaran pertama kali diterima Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta pada pukul 07.24 WIB melalui laporan masyarakat. Empat menit berselang, unit pertama pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung memulai operasi pemadaman pada pukul 07.29 WIB.

Objek yang terbakar merupakan bangunan pasar milik Badan Usaha Pasar (BUP) dengan konstruksi semi permanen. Api dengan cepat membesar dan merambat di kawasan los buah, khususnya di Blok C2, yang dipenuhi material mudah terbakar seperti kayu, plastik, dan kemasan dagangan.
Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dengan 80 personel dikerahkan pada tahap awal. Dalam perkembangan berikutnya, jumlah armada bertambah menjadi 19 unit dengan 95 personel gabungan dari Jakarta Timur, bantuan dinas, serta satu unit dari Jakarta Selatan.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan api diduga berasal dari korsleting listrik di sebuah toko plastik yang berada di sekitar los buah. Tiupan angin dan padatnya kios membuat api sulit dikendalikan pada menit-menit awal.
“Asap hitam tebal membubung tinggi. Api cepat menjalar karena material mudah terbakar,” kata Abdul di lokasi.
Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara ledakan sebelum api membesar. Ridwan, seorang sopir truk yang sedang bongkar muat di area pasar, mengatakan api merambat hanya dalam hitungan menit.
“Cepat banget merembet, karena banyak kayu sama plastik. Angin juga kencang,” ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan api kurang dari satu jam kemudian. Proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 08.00 WIB dan dilanjutkan dengan pendinginan sejak pukul 08.20 WIB untuk mencegah api kembali menyala.
350 Kios Hangus, Pedagang Alami Kerugian Besar
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menyebut sekitar 350 kios hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Sebagian besar kios yang terdampak baru kembali beroperasi dan baru saja menerima pasokan dagangan pagi hari.
“Total ada sekitar 350 kios terbakar di Los Buah Blok C2,” kata Agus.

Sejumlah pedagang mengaku tidak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka. Heri, salah satu pedagang, mengatakan kiosnya baru dibuka saat api tiba-tiba menjalar.
“Baru buka, dagangan baru datang, langsung kebakaran. Tidak sempat apa-apa,” ujarnya.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerugian materiel diperkirakan sangat besar. Banyak pedagang kehilangan seluruh stok dagangan yang menjadi sumber utama penghidupan mereka.
Aparat kepolisian sempat menutup dan mengamankan area pasar. Warga dan pedagang diminta menjauh demi keselamatan serta kelancaran proses pemadaman.
Gubernur Janjikan Pemulihan Cepat
Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan pemerintah daerah bergerak cepat menangani dampak kebakaran dan memulihkan aktivitas pasar.
“Keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama,” kata Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim, dalam keterangan tertulis.
Pemerintah Provinsi Jakarta akan membentuk tim investigasi untuk mengusut penyebab kebakaran serta menyusun langkah pencegahan ke depan.
Selain itu, Pemprov berkoordinasi dengan Perumda Pasar Jaya untuk menyiapkan relokasi sementara bagi pedagang terdampak agar aktivitas distribusi pangan tetap berjalan.
Pasar Induk Kramat Jati merupakan simpul penting distribusi pangan Jakarta dan sekitarnya.
Pemerintah memastikan proses pemulihan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi agar dampak ekonomi dapat ditekan. (Cha)






