Korsleting Diduga Picu Kebakaran 7 Lapak Rongsokan di Pademangan

Kebakaran yang melanda tujuh lapak pengepul barang bekas di kawasan Pademangan diduga kuat dipicu Korsleting Listrik.

Korsleting Diduga Picu Kebakaran

JAKARTA, Matanews — Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengungkapkan kebakaran yang melanda tujuh lapak pengepul barang bekas di kawasan Pademangan diduga kuat dipicu Korsleting Listrik. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pademangan IV Gang 8, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (20/1/2026).

“Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik,” kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Menurut Gatot, saksi yang merupakan tetangga korban melihat percikan api muncul dari tumpukan rongsokan di salah satu lapak. Api kemudian dengan cepat merambat ke lapak lainnya karena material yang mudah terbakar serta hembusan angin yang cukup kencang.

“Karena angin sangat kencang sehingga api tidak bisa dikendalikan dan warga langsung menelepon damkar untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Korsleting
Kebakaran yang melanda tujuh lapak pengepul barang bekas di kawasan Pademangan diduga kuat dipicu Korsleting Listrik.

Sudin Gulkarmat mencatat, kebakaran tersebut menghanguskan tujuh unit lapak pengepul barang bekas dengan total luas area terbakar sekitar 120 meter persegi. Kerugian akibat peristiwa itu ditaksir mencapai Rp168 juta.

Untuk menangani kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk tersebut, petugas mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 80 hingga 85 personel diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Kami mengerahkan 16 unit mobil damkar dan sekitar 80 personel untuk memadamkan api di permukiman padat penduduk tersebut,” kata Gatot.

Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 10.40 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi tujuh menit kemudian, tepatnya pukul 10.47 WIB, dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pelokalan api.

“Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 11.00 WIB dan proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 12.00 WIB,” ujar Gatot.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Gatot memastikan seluruh rangkaian pemadaman berjalan aman dan terkendali.

“Alhamdulillah pemadaman berhasil dilakukan dengan aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” katanya.

Pihak Sudin Gulkarmat mengimbau masyarakat, khususnya di kawasan permukiman padat dan lapak usaha informal, untuk lebih memperhatikan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang.(Int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *