Libur Nataru, 1,28 Juta Kendaraan Padati Jalan Layang MBZ
Libur Nataru, Jalan Layang MBZ Diserbu Kendaraan
BEKASI, Matanews — PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas di Ruas Jalan Mohamed Bin Zayed (MBZ) selama periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebanyak 1.282.998 kendaraan melintasi jalan layang tersebut.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, mengatakan peningkatan arus kendaraan terjadi seiring momentum libur akhir tahun yang bertepatan dengan libur semester anak sekolah. “Tercatat secara keseluruhan ada 1.282.998 kendaraan yang melintas Jalan Layang MBZ pada periode tersebut,” ujar Desti di Bekasi, Senin (5/1/2026).
Jumlah tersebut meningkat 32,26 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang berada di angka 970.076 kendaraan. Lonjakan terjadi pada kedua arah, baik kendaraan yang meninggalkan Jakarta maupun yang menuju ibu kota.
Berdasarkan data JJC, arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 627.741 kendaraan, atau meningkat 32,28 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 474.539 kendaraan. Sementara itu, arus kendaraan menuju Jakarta tercatat sedikit lebih tinggi, yakni 655.257 kendaraan, meningkat 32,23 persen dari lalu lintas normal sebesar 495.537 kendaraan.

Menurut Desti, data tersebut menunjukkan bahwa pergerakan kendaraan selama periode libur akhir tahun relatif seimbang di kedua arah, meski arus balik menuju Jakarta tercatat lebih dominan.
Lonjakan arus balik masih terlihat hingga penghujung masa libur. Pada Minggu (4/1/2026), tercatat sebanyak 52.468 kendaraan menuju Jakarta melalui Jalan Layang MBZ, meningkat 21,01 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 43.358 kendaraan. Peningkatan tertinggi terjadi pada malam hari dengan lonjakan mencapai 42,2 persen, menandakan arus balik masih berlangsung.
Sementara itu, pada hari yang sama, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 29.698 kendaraan atau meningkat 11,83 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 26.557 kendaraan.
“Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan kendaraan di Ruas Jalan Layang MBZ masih mengalami peningkatan di kedua arah,” kata Desti.
Di sisi lain, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa dan Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan bahan bakar dan daya listrik, serta mengantisipasi perubahan cuaca, terutama hujan.
“Tetap waspada terlebih saat hujan karena dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Semoga perjalanan berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di tujuan,” ujarnya.
Ria juga mengapresiasi para pengguna jalan yang telah mematuhi rambu lalu lintas, marka jalan, serta arahan petugas selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026. Menurutnya, dukungan dan kerja sama pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan bersama.(Int)






