Luapan Kali Ciliwung Rendam 38 RT di Jakarta Timur

Banjir merendam 38 RT di dua kecamatan, dengan ketinggian air di sejumlah titik mencapai hingga tiga meter lebih. Penyebab banjir

Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Jaktim

JAKARTA, Matanews – Luapan Kali Ciliwung yang dipicu hujan lokal kembali menyebabkan banjir di wilayah Jakarta Timur, Jumat pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 38 rukun tetangga (RT) di dua kecamatan terdampak, dengan ketinggian air di sejumlah titik mencapai hingga tiga meter.

Ciliwung
Banjir merendam 38 RT di dua kecamatan, dengan ketinggian air di sejumlah titik mencapai hingga tiga meter lebih. Penyebab banjir

“Banjir merendam 38 RT di dua kecamatan, dengan ketinggian air di sejumlah titik mencapai hingga tiga meter lebih. Penyebab banjir di seluruh lokasi adalah luapan Kali Ciliwung yang diperparah hujan lokal,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur Ali Kojim saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (29/1/2026) malam hingga Jumat pagi membuat debit air Kali Ciliwung terus meningkat. Hingga pukul 06.00 WIB, banjir meluas di dua kecamatan, lima kelurahan, dan 13 RW. Sebanyak 581 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.830 jiwa tercatat terdampak.

Wilayah terdampak terparah berada di Kecamatan Kramat Jati, khususnya Kelurahan Cililitan, Cawang, dan Balekambang. Di Kelurahan Cililitan, banjir menggenangi kawasan Jalan Musholla Al Hikmah, RW 07 RT 06, serta Jalan Seruni RT 004 RW 06. Ketinggian air di dua lokasi tersebut mencapai 200 sentimeter dan bertahan sejak pukul 03.00 hingga 06.00 WIB.

Kondisi paling ekstrem terjadi di Kelurahan Cawang. Di kawasan Jalan Taman Harapan, RW 03, air mulai naik sejak dini hari dan terus meningkat signifikan, dari 210 sentimeter pada pukul 01.00 WIB menjadi 350 sentimeter pada pukul 05.00 hingga 06.00 WIB.

Luapan air setinggi tiga meter juga terjadi di Jalan Raya Kalibata Gang Haji Maliki, RW 05, yang terendam hingga 350 sentimeter pada pagi hari. Selain itu, banjir turut menggenangi Jalan Raya Kalibata RT 010 dan RT 012 RW 05. Air mulai naik sejak tengah malam dari ketinggian 20 sentimeter, lalu meningkat bertahap hingga 150 sentimeter pada pukul 06.00 WIB. Genangan dengan ketinggian serupa juga terjadi di Jalan Tanjung Sanyang, RW 08.

Di Kelurahan Balekambang, banjir merendam Jalan Balai Rakyat RT 005 RW 05. Ketinggian air tercatat fluktuatif, dari 100 sentimeter pada tengah malam, meningkat menjadi 165 sentimeter pada pukul 05.00 WIB, lalu sedikit surut menjadi 155 sentimeter pada pagi hari.

Luapan Kali Ciliwung juga berdampak pada Kecamatan Jatinegara, tepatnya di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina. Di Kelurahan Kampung Melayu, banjir terjadi di Jalan Kebon Pala II, RW 04 dan RW 05. Di RW 04, ketinggian air meningkat dari 90 sentimeter pada dini hari menjadi 150 sentimeter pada pukul 06.00 WIB.

“Sementara di RW 05, air terus naik dan mencapai 185 sentimeter pada pagi hari,” ujar Ali.

Selain itu, banjir juga merendam kawasan Jalan Tanah Rendah, RW 07, yang mencakup delapan RT. Meski ketinggian air relatif lebih rendah, yakni sekitar 60 hingga 70 sentimeter, genangan tetap mengganggu aktivitas warga.

Di Kelurahan Bidara Cina, banjir menggenangi kawasan Jalan Baiduri Bulan RW 03 dan RW 11. Ketinggian air meningkat bertahap dari 60 sentimeter pada pukul 01.00 WIB hingga mencapai 170 sentimeter pada pukul 06.00 WIB. Sementara di Jalan Tanjung Lengkong Gang Macan RW 07, genangan air naik signifikan hingga 200 sentimeter dan bertahan hingga pagi.

Ali memastikan BPBD Jakarta Timur terus melakukan pemantauan intensif di seluruh wilayah terdampak. Petugas disiagakan untuk mengantisipasi potensi kenaikan air susulan, mengingat kondisi aliran Kali Ciliwung masih dapat berubah seiring curah hujan di wilayah hulu maupun hujan lokal.

Hingga Jumat pagi, sejumlah kawasan di Jakarta Timur masih tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi, sementara upaya penanganan darurat dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk membantu warga terdampak.[Int]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *