Mayat Nelayan Mengapung di Pulau Liwungan, Pandeglang

Warga dan aparat kepolisian digemparkan oleh penemuan sesosok Mayat laki-laki yang mengapung di perairan Pulau Liwungan, Kecamatan

Mayat Nelayan Mengapung di Perairan Pulau Liwungan

BANTEN, Matanews — Warga dan aparat kepolisian digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di perairan Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan yang tengah mencari ikan, Senin (2/2/2026) pagi.

“Pertama kali ditemukan oleh nelayan yang melihat ada benda mengapung, pas didekati ternyata mayat pria,” kata Kasat Polair Polres Pandeglang, Iptu Turip.

Mayat
Warga dan aparat kepolisian digemparkan oleh penemuan sesosok Mayat laki-laki yang mengapung di perairan Pulau Liwungan, Kecamatan

Korban diketahui bernama Santika (37), warga Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang. Menurut keterangan pihak keluarga, Santika telah dilaporkan hilang selama lima hari sebelum ditemukan.

“Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban dinyatakan hilang selama lima hari,” ujarnya.

Sebelum dilaporkan hilang, Santika diketahui sedang mencari ikan di Perairan Lampung Timur, Provinsi Lampung. Turip menambahkan, korban kemungkinan terjatuh dari perahu saat memancing.

“Diduga terjatuh dari perahu saat mencari ikan di Perairan Lampung,” jelasnya.

Jasad korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga. Iptu Turip menyampaikan bahwa keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan mereka menolak untuk diautopsi,” pungkasnya.

Kasus ini menyoroti risiko pekerjaan nelayan yang setiap hari menghadapi kondisi perairan yang tidak selalu aman, sekaligus pentingnya kewaspadaan dalam kegiatan melaut.(Zee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *