Ojol dan Bus Transjakarta Bertabrakan di Gunung Sahari

Busway Hantam Ojol, Gunung Sahari Lumpuh

JAKARTA, Matanews – Pagi yang biasanya dipenuhi deru kendaraan dan laju tergesa para pekerja di simpang Gunung Sahari Mangga Besar, Jakarta Pusat, mendadak berubah ricuh. Sebuah bus milik Transjakarta terlibat kecelakaan dengan pengemudi ojek online (ojol), Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 08.50 WIB.j

Peristiwa itu terjadi pada armada bernomor SAF-083 rute 10H yang tengah beroperasi mengangkut penumpang. Benturan menyebabkan pengendara sepeda motor terpental dan terjatuh di badan jalan. Sejumlah pengguna jalan yang melintas sempat berhenti, sementara arus lalu lintas di salah satu simpul padat ibu kota itu tersendat selama beberapa waktu.

Kronologi di Jam Sibuk

Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa bus dalam kondisi pelayanan normal ketika insiden terjadi.

“Bus sedang mengangkut pelanggan. Seluruh pelanggan selamat dan langsung kami evakuasi ke armada lain. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujar Ayu dalam keterangan tertulis.

Menurut penjelasan awal manajemen, bus melaju saat lampu lalu lintas menunjukkan sinyal hijau. Di saat bersamaan, sepeda motor diduga melakukan manuver belok mendadak di area yellow box junction, zona yang seharusnya steril dari kendaraan berhenti guna menjaga kelancaran arus.

Kontak tak terhindarkan. Motor dan bus bersinggungan, mengakibatkan pengemudi ojol terjatuh dan mengalami luka.

Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban dilaporkan dalam perawatan intensif dan masih menjalani observasi.

Sementara itu, penumpang bus dipindahkan ke armada pengganti untuk melanjutkan perjalanan. Tidak ada laporan korban luka dari pihak penumpang.

    OjolIlustrasi

Rekaman CCTV Diserahkan ke Polisi

Manajemen Transjakarta menyatakan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mengusut penyebab pasti kecelakaan. Rekaman kamera pengawas (CCTV) dari dalam dan luar armada telah diserahkan sebagai bahan penyelidikan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kronologi secara objektif, mengingat lokasi kejadian berada di persimpangan padat dengan intensitas kendaraan tinggi, terutama pada jam sibuk pagi.

Titik Rawan dan Disiplin Lalu Lintas

Simpang Gunung Sahari,Mangga Besar dikenal sebagai salah satu titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah di Jakarta Pusat. Keberadaan yellow box junction dimaksudkan untuk mencegah kemacetan akibat kendaraan berhenti di tengah persimpangan.

Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, terutama di zona persimpangan strategis yang menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh pengguna jalan.

Operasional rute 10H dilaporkan kembali normal setelah kepadatan lalu lintas terurai. Namun, penyelidikan resmi masih berlangsung untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan serta menentukan langkah lanjutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Slh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *