Operasi Keselamatan Intan 2026 Andalkan Tilang Elektronik

Operasi Keselamatan Intan 2026 bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, terutama sebagai langkah awal

Operasi Intan Andalkan Kamera

BANJARBARU, Matanews — Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan menggelar apel pasukan di Markas Ditlantas Polda Kalsel, Jalan Ahmad Yani KM 21, Banjarbaru, Senin (2/2/2026). Apel tersebut dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana pendukung menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026.

Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr M Fahri Siregar mengatakan, operasi keselamatan tahun ini akan mengoptimalkan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau sistem tilang elektronik, baik statis maupun mobile. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Intan
Operasi Keselamatan Intan 2026 bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, terutama sebagai langkah awal

“Operasi Keselamatan Intan 2026 bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, terutama sebagai langkah awal menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026,” ujar Fahri kepada wartawan usai apel.

Menurut Fahri, konsep operasi lebih menitikberatkan pada pendekatan preemtif dan preventif. Penegakan hukum dilakukan berbasis ETLE, sementara penindakan langsung di lapangan tetap dilaksanakan secara selektif dengan mengedepankan sikap humanis.

“Penindakan dilakukan melalui teguran simpatik, khususnya terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban. Penegakan hukum kami lakukan secara profesional dan terukur,” paparnya.

Meski demikian, Fahri menegaskan bahwa pelanggaran yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan tetap akan ditindak sesuai ketentuan. Operasi Keselamatan Intan 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung, mulai dari survei jalur untuk memastikan kelengkapan fasilitas keselamatan jalan, ramp check angkutan penumpang, hingga edukasi safety riding dan safety driving kepada masyarakat.

Saat ini, Ditlantas Polda Kalsel mengoperasikan 32 titik ETLE yang tersebar di 13 wilayah kabupaten dan kota. Dalam waktu dekat, sistem pengawasan elektronik tersebut akan diperkuat dengan enam titik ETLE tambahan di Kabupaten Balangan yang masih dalam tahap sinkronisasi data.

“Jika seluruh proses sinkronisasi rampung, enam titik ETLE di Balangan segera dioperasionalkan untuk mendukung pengawasan lalu lintas secara elektronik,” ujarnya.

Melalui Operasi Keselamatan Intan 2026, Polda Kalsel mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mempersiapkan kondisi kendaraan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kondisi fisik saat berkendara.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Fahri. (Int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *