Operasi Keselamatan Toba 2026 Tekankan Edukasi dan Pendekatan Humanis
Operasi Toba Bikin Jalanan Sumut Lebih Aman
MEDAN, Matanews — Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyatakan pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Operasi ini menitikberatkan pendekatan humanis dengan mengedepankan edukasi dan imbauan kepada para pengguna jalan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Polisi Ferry Walintukan mengatakan, sejak awal operasi pihaknya tidak semata-mata mengedepankan penindakan hukum. Menurut dia, tujuan utama Operasi Keselamatan Toba adalah membangun kesadaran kolektif masyarakat agar keselamatan berlalu lintas menjadi kebutuhan bersama.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam operasi ini, mengutamakan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan agar disiplin berlalu lintas,” ujar Ferry di Medan, Kamis (5/2/2026).
Ia menegaskan, kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci terciptanya kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di Sumatera Utara. Dengan meningkatnya pemahaman dan kepatuhan pengguna jalan, diharapkan budaya tertib berlalu lintas dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Data sementara pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 hingga hari ketiga menunjukkan tren yang dinilai sangat positif. Ferry menyebut upaya preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian berjalan efektif dan terukur.
Berdasarkan catatan Polda Sumut, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan. Jumlah kecelakaan tercatat turun dari 38 kasus pada periode yang sama tahun 2025 menjadi 21 kasus pada 2026, atau menurun sebesar 44,7 persen.
Selain itu, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 1.336 kasus, menurun sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penindakan berbasis elektronik melalui sistem electronic traffic law enforcement (ETLE) justru mengalami peningkatan tajam, dari 77 kasus pada 2025 menjadi 242 kasus pada 2026.
“Hal ini menunjukkan optimalisasi penggunaan teknologi dalam penegakan hukum lalu lintas yang lebih transparan dan akuntabel,” kata Ferry.
Dalam Operasi Keselamatan Toba 2026, Polda Sumut mengerahkan total 2.023 personel. Rinciannya, 100 personel berasal dari Polda Sumut dan 1.923 personel dari kepolisian resor jajaran di seluruh wilayah Sumatera Utara. Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.
Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi keselamatan berlalu lintas, kampanye safety riding dan safety driving, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, ramp check angkutan umum, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Polda Sumut berharap, melalui operasi ini, kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas terus meningkat dan berdampak langsung pada penurunan angka kecelakaan di wilayah tersebut.(Int)






