Pertemuan Prabowo dan PM Australia perkuat kerja sama strategis

Prabowo Albanese Eratkan Kerja Sama Strategis

Jakarta, MatanewsPresiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Australia sebagai negara tetangga sekaligus mitra dekat di kawasan Indo-Pasifik.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan PM Albanese di tengah padatnya agenda kenegaraan. Kepala Negara juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menyambut langsung PM Australia di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis (5/2/2026).

Prabowo

“Terima kasih, Perdana Menteri, sudah datang ke sini hari ini. Senang bertemu dengan Anda,” ujar Prabowo dalam sambutannya di Istana Merdeka.

Sementara itu, Perdana Menteri Anthony Albanese menjelaskan bahwa dirinya bertolak langsung dari Canberra menuju Jakarta setelah menyelesaikan sesi question time di parlemen Australia. Ia menyebut kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

“Saya menyelesaikan sesi tanya jawab lebih awal, langsung menuju bandara, lalu ke sini,” kata Albanese.

PM Albanese menegaskan bahwa Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang semakin erat sebagai negara tetangga sekaligus sahabat. Ia menilai intensitas kunjungan pejabat tinggi kedua negara mencerminkan kedekatan hubungan yang terus terjalin secara konstruktif.

Kunjungan ke Jakarta kali ini, menurut Albanese, memang berlangsung singkat karena berada di sela masa sidang parlemen Australia. Namun, ia memastikan akan kembali melakukan kunjungan lanjutan dengan durasi yang lebih panjang.

“Kami sudah menyampaikan sejak Desember bahwa ini kunjungan singkat tetapi penting. Kunjungan berikutnya akan jauh lebih lama,” ujar Albanese.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan harapannya agar hubungan Indonesia dan Australia terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa, baik di bidang ekonomi, keamanan, maupun kerja sama kawasan.

Perdana Menteri Anthony Albanese melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 5–7 Februari 2026. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Indonesia dan Australia dijadwalkan menandatangani traktat kerja sama strategis terkait keamanan bersama, sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas dan perdamaian regional.

Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk terus membangun kemitraan yang saling menguntungkan, sejalan dengan dinamika geopolitik kawasan serta kepentingan nasional masing-masing pihak.[Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *