Polda Metro Jaya Utamakan Pelayanan dalam Pengamanan Paskah 2026
Polisi Jamin Ibadah Paskah Tenang
JAKARTA, Matanews — Kepolisian Daerah Metro Jaya menyiagakan sebanyak 4.500 personel guna mengamankan sekaligus melayani jalannya rangkaian ibadah Paskah 2026 di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, mengatakan bahwa ribuan personel tersebut disebar di berbagai titik strategis, termasuk gereja-gereja, pusat keramaian, serta lokasi yang menjadi fokus kegiatan ibadah selama perayaan Paskah.

Menurut dia, kehadiran aparat kepolisian tidak semata bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Sebanyak 4.500 personel kami siagakan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran personel di lapangan juga merupakan bentuk pelayanan kami agar umat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Budi dalam keterangannya pada Kamis, 2 April 2026.

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Personel kepolisian tidak hanya bertugas menjaga area gereja saat ibadah berlangsung, tetapi juga melakukan sterilisasi lokasi sebelum kegiatan dimulai. Selain itu, pengaturan arus lalu lintas di sekitar tempat ibadah turut menjadi perhatian guna mencegah kemacetan yang dapat mengganggu jalannya ibadah.
Patroli rutin juga digelar di sekitar area gereja dan titik-titik rawan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi umat yang tengah menjalankan ibadah.
Budi menegaskan, Polri ingin memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan pengamanan dalam perayaan Paskah kali ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada aspek pelayanan.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan. Karena itu, pengamanan Paskah ini tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada pelayanan kepada umat agar ibadah dapat berlangsung dengan damai dan lancar,” katanya.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Warga diminta segera melapor kepada petugas di lapangan atau melalui layanan darurat 110 apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Dengan kesiapan personel serta pendekatan pelayanan yang diutamakan, kepolisian berharap seluruh rangkaian perayaan Paskah 2026 di wilayah Jakarta dan sekitarnya dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian. (Slh)








