Pramono Larang Atap Seng untuk Rusun Baru Jakarta

Pramono Setop Atap Seng di Rusun

JAKARTA, MatanewsGubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar seluruh rumah susun dan rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak lagi menggunakan atap seng. Kebijakan tersebut akan menjadi standar baru dalam pembangunan hunian yang dibiayai oleh pemerintah daerah.

“Saya akan memerintahkan untuk rumah-rumah susun baru atau rumah-rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta sudah tidak boleh lagi pakai seng,” kata Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/1/2026).

Pramono

Pramono menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari gagasan Presiden Prabowo Subianto terkait program gentengisasi nasional. Program itu dimaksudkan sebagai upaya memperbaiki estetika lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Jadi hal yang berkaitan dengan gentengisasi, tentunya DKI Jakarta akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden. Karena memang bagi Jakarta juga lebih baik,” ujarnya.

Menurut Pramono, penggunaan atap genteng dinilai lebih ramah terhadap kenyamanan penghuni dibandingkan seng. Selain meredam panas dengan lebih baik, genteng juga dianggap memiliki daya tahan yang lebih panjang serta memberi kesan visual yang lebih rapi dan tertata.

Meski demikian, Pramono belum merinci apakah kebijakan tersebut akan diperluas ke rumah-rumah warga yang saat ini telah menggunakan atap seng, khususnya di kawasan permukiman padat. Ia juga belum memastikan apakah pemerintah akan menyediakan skema bantuan atau program penggantian atap seng bagi masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengemukakan gagasan gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Presiden menilai penggunaan atap seng yang masih mendominasi rumah-rumah di Indonesia tidak hanya mengurangi keindahan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kenyamanan hunian karena cenderung panas dan mudah berkarat.

“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah gentengisasi seluruh Indonesia,” kata Prabowo.

Dalam gagasan tersebut, Prabowo menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akan dilibatkan sebagai ujung tombak produksi genteng. Koperasi-koperasi tersebut direncanakan memiliki pabrik genteng skala lokal dengan peralatan yang relatif terjangkau serta memanfaatkan bahan baku tanah yang mudah diperoleh.

Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun mendatang wajah Indonesia dapat berubah menjadi lebih indah, sekaligus terbebas dari atap-atap seng berkarat yang selama ini dianggap sebagai simbol ketertinggalan.[Int]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *