Presiden Anugerahi Polri Penghargaan atas Peran Jaga Ketahanan Pangan
Presiden Apresiasi Polri Jaga Pangan
KARAWANG, Matanews — Kepolisian Negara Republik Indonesia menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas kontribusi nyata dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. Penghargaan tersebut diberikan dalam momentum Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, yang dihadiri ribuan petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian dari berbagai daerah.
Penganugerahan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya. Presiden Prabowo menegaskan bahwa capaian swasembada pangan tidak berdiri sendiri, melainkan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga unsur TNI dan Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, pengamanan distribusi, serta pendampingan program ketahanan pangan nasional.
Selain Wakapolri, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat dan personel Polri yang dinilai konsisten mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Peran tersebut dijalankan melalui fungsi pembinaan masyarakat, pengamanan wilayah produksi pangan, hingga pendampingan langsung di lapangan.
Para penerima Satyalancana Wira Karya dari unsur Polri antara lain Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol. Drs. Syahardiantono; Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar; Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo; Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan; Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf; Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto; serta Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan. Penghargaan juga diberikan kepada pejabat SSDM Polri, analis kebijakan utama, hingga sejumlah kapolres dari berbagai daerah.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penghargaan tersebut menjadi amanah sekaligus pengingat bagi Polri untuk terus konsisten dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Penghargaan ini dimaknai sebagai amanah bagi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung, agar program yang dicanangkan Presiden berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Trunoyudo, Rabu (7/1/2026).
Sepanjang 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen atau setara 1,36 juta ton. Total produksi jagung nasional mencapai 16.501.555,66 ton. Akselerasi tertinggi terjadi pada kuartal IV seiring optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare dengan hasil produksi sekitar 3.479.432 ton.
Penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 101.713 ton atau 63,8 persen dari target dinilai berkontribusi menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta menekan potensi spekulasi pasar.
Melalui capaian tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bekerja profesional dalam mengawal ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari agenda Asta Cita Presiden dan pengabdian kepada bangsa serta negara.(Int)






