PVMBG Catat Dua Erupsi Gunung Lewotobi dalam Sehari Rabu Siang
PVMBG Catat Dua Erupsi Gunung Lewotobi dalam Sehari Rabu Siang
JAKARTA, Matanews — Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali erupsi sebanyak dua kali pada Rabu (1/10) siang. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat erupsi terjadi pukul 14.30 WITA dan 14.58 WITA.
Dalam laporan resmi, erupsi pertama menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 5.000 meter di atas puncak atau sekitar 6.584 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat hingga barat laut.
Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan durasi sementara sekitar satu menit 26 detik. Suara dentuman keras juga terdengar hingga ke Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki.
Sementara pada erupsi kedua, tinggi kolom abu mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 3.584 meter di atas permukaan laut. Kolom abu kembali terpantau berwarna kelabu pekat dengan arah condong ke barat dan barat laut. Rekaman seismogram mencatat amplitudo maksimum 22,2 milimeter dengan durasi sekitar empat menit 12 detik.
PVMBG menegaskan, hingga kini status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius enam kilometer dari pusat erupsi.
“Warga diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya,” demikian keterangan PVMBG.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai berhulu puncak Lewotobi jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat yang terdampak hujan abu agar mengenakan masker atau pelindung hidung-mulut untuk menghindari gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik. (Chl)






