Tapanuli Terisolasi, Brimob Bergerak Tanpa Tidur!

Batalyon A Sat Brimob Polda Sumatera Utara bergerak cepat merespons kerusakan akses vital di wilayah Tapanuli

Tiga Hari Saja, Akses Tapanuli Hidup Lagi!

TAPANULI, Matanews — Dalam situasi darurat yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keberanian, personel Search and Rescue (SAR) Batalyon A Sat Brimob Polda Sumatera Utara bergerak cepat merespons kerusakan akses vital di wilayah Tapanuli (4/12/2025). Upaya pemulihan dilakukan setelah jembatan Halangan di Kecamatan Pandan satu-satunya penghubung utama antara Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan putus akibat bencana.

Perintah turun langsung dari Kapolri melalui Dankor Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat, yang diteruskan kepada Danyon A Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Mukhtar Kadoli. Saat itu, personel Brimob tengah melaksanakan Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polres Tapanuli Tengah. Instruksi itu segera direspons cepat tanpa jeda.

Tapanuli
Batalyon A Sat Brimob Polda Sumatera Utara bergerak cepat merespons kerusakan akses vital di wilayah Tapanuli

Setiba di lokasi, kerusakan jembatan tampak menghambat arus logistik dan mobilitas masyarakat. Brimob bersama instansi terkait dan warga setempat langsung mengeksekusi pengerjaan darurat. Karung-karung besar berisi pasir dikirim menggunakan kapal milik warga untuk menimbun area kiri dan kanan jembatan yang terputus.

Tahap berikutnya, tim mengerahkan truk pengangkut guna melakukan pengurukan tanah secara bergiliran. Pengerjaan berlangsung tanpa henti, siang dan malam, membutuhkan tenaga besar, ketelitian teknis, serta koordinasi ketat antarinstansi.

“Tugas ini harus selesai karena akses ini kebutuhan masyarakat,” kata Kompol Mukhtar Kadoli, yang memimpin langsung di lapangan.

Berbekal disiplin, sinergi, dan dukungan masyarakat, pengerjaan pemulihan jembatan selesai dalam waktu hanya tiga hari. Struktur darurat telah mencapai 100 persen dan kembali layak dilintasi.

Hari yang ditunggu pun tiba. Jembatan Halangan kembali dilalui sepeda motor, kendaraan masyarakat, hingga angkutan logistik. Arus barang dan kebutuhan pokok kembali bergerak, aktivitas warga pulih, dan denyut ekonomi Tapanuli kembali terasa.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat Brimob.

“Pemulihan akses Jembatan Halangan merupakan langkah krusial bagi masyarakat Tapanuli. Kami mengapresiasi personel Brimob yang bekerja tanpa henti, bersinergi dengan pemerintah daerah dan warga. Polri akan terus hadir memastikan pelayanan optimal, terutama dalam situasi darurat pascabencana,” ujar Ferry.

Keberhasilan pemulihan ini bukan hanya soal akses yang kembali berfungsi, tetapi juga simbol kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat pada situasi genting. Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan dukungan pemulihan hingga kondisi sepenuhnya stabil.

Akses kembali normal, mobilitas warga pulih, dan harapan kembali tumbuh. Brimob Sumut menunjukkan bahwa negara hadir cepat, sigap, dan bekerja untuk masyarakat.(Int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *