Polri Kerahkan Armada Udara Percepat Distribusi Bantuan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
87 Ribu Personel Polri Siaga!
PONDOK CABE, Matanews — Upaya percepatan distribusi bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali ditingkatkan oleh Polri. Dua pesawat milik Polisi Udara jenis CN dan Fokker diberangkatkan dari Markas Komando Polisi Udara Pondok Cabe sebagai bagian dari operasi besar mitigasi bencana nasional yang saat ini berjalan serentak di berbagai daerah (29/11/2025).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat terdampak.
“Polri mengucapkan turut berbelasungkawa kepada saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Mari kita doakan para korban mendapat tempat terbaik, dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Trunoyudo menegaskan bahwa langkah cepat Polri merupakan respon langsung atas instruksi Presiden kepada Kapolri untuk mengerahkan seluruh sumber daya dalam mendukung mitigasi bencana. “Instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini dengan pengerahan pesawat dan personel tambahan ke titik-titik terdampak,” katanya.

Secara nasional, lebih dari 87 ribu personel Polri telah disiagakan. Di tingkat daerah, kekuatan lapangan juga digerakkan secara masif: Polda Aceh menurunkan 4.550 personel, Polda Sumatera Utara 1.754 personel, dan Polda Sumatera Barat 2.743 personel.
Bantuan logistik yang dikirimkan mencakup ribuan paket kebutuhan anak dan ibu, obat-obatan, kasur lipat, makanan cepat saji, selimut, dan air mineral. Sementara peralatan SAR terdiri dari puluhan perahu karet, ratusan pelampung, tenda peleton, tenda dokas, genset, hingga portable solar generator.
Trunoyudo menyampaikan bahwa operasi bantuan melibatkan banyak unsur dari berbagai satuan: Polisi Udara, Polair, Tim Rescue Baharkam, Unit K9, Brimob, Divisi Logistik, Forensik DVI, hingga Kedokteran dan Kesehatan Polri. “Semua kekuatan dikerahkan agar penanganan bencana berlangsung cepat dan terkoordinasi,” tuturnya.

Selain armada pesawat, Polri juga mengerahkan kapal-kapal Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, dan Pingwin 5011. Operasi udara turut diperkuat dengan helikopter dari beberapa polda untuk menjangkau lokasi sulit. Tidak hanya itu, 28 dapur lapangan di 22 polda telah beroperasi guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.
Dengan mobilisasi besar ini, Polri berharap distribusi bantuan dapat menjangkau wilayah yang hingga kini masih terisolasi akibat kerusakan infrastruktur dan cuaca ekstrem. (Cha)






