Final Sengit 22 Partai BK Muay Thai: Debut, Dominasi, dan Para Jawara yang Lolos Seleksi Menuju Porprov 2026

Arena gelanggang pada Minggu, (7/12/2025), berubah menjadi panggung pertarungan penuh tensi ketika 22 partai final dipertandingkan dalam

Serangan Melesat! Difinal Sengit Atlet 22 Partai Gempur Tanpa Ampun

BANDUNG, Matanews — Arena gelanggang pada Minggu, (7/12/2025), berubah menjadi panggung pertarungan penuh tensi ketika 22 partai final Sengit dipertandingkan dalam lanjutan Babak Kualifikasi Muay Thai menuju Porprov 2026. Sejak pukul 12.00, deretan atlet dari berbagai kabupaten/kota memasuki arena dengan satu tujuan: memastikan tempat sebagai yang terbaik di kelasnya masing-masing. Sorak penonton, komando pelatih, hingga dentuman peluit juri berpadu menjadi atmosfer final yang tegang. Setiap pertarungan menunjukkan intensitas tinggi mulai dari duel ketat, serangan balik cepat, hingga kemenangan dramatis pada detik-detik terakhir. Dari Red Corner dan Blue Corner, 44 atlet bertarung mempertaruhkan harga diri dan nama daerahnya.

22 Partai
Arena gelanggang pada Minggu, (7/12/2025), berubah menjadi panggung pertarungan penuh tensi ketika 22 partai final dipertandingkan dalam lanjutan Babak Kualifikasi Muay Thai menuju Porprov 2026.

Suasana gelanggang dalam final hari keenam BK Muay Thai Jawa Barat 2025 benar-benar menggambarkan persaingan paling sengit sepanjang kejuaraan. Sejak pertandingan pertama dibuka, ritme permainan langsung meninggi. Para atlet dari berbagai daerah tampil agresif, memadukan strategi, kecepatan, dan ketepatan serangan. Beberapa partai bahkan berlangsung dalam tempo cepat pukulan kombinasi, low kick bertubi-tubi, hingga clinch keras menjadi pemandangan yang tak terhindarkan. Di sektor putri, kelas –41 kg hingga –60 kg menjadi demonstrasi kemampuan teknis yang matang. Atlet Cianjur, Bekasi, Bogor, Cirebon, Karawang, hingga Tasikmalaya saling menampilkan serangan balasan yang rapat. Sementara itu, di sektor putra, kelas 41–75 kg menjadi ajang pembuktian kekuatan fisik dan mental yang sama kerasnya.

Dalam beberapa pertandingan, penonton dibuat menahan napas karena selisih poin yang sangat tipis. Beberapa laga bahkan berlangsung penuh drama, seperti duel di kelas –57 kg putra antara M. Yusep Saepulloh dan Muhammad Ramdani, yang memaksa kedua sudut bekerja ekstra keras memberi arahan.
“Final tahun ini benar-benar panas. Atlet tampil all-out,” terdengar salah satu pelatih berkomentar saat break antar ronde.

Dari 44 atlet yang tampil, hanya 22 berhasil menuntaskan laga dengan kemenangan. Masing-masing dari mereka mengamankan prestasi penting bagi kabupaten/kota mereka. Sebagian kemenangan diperoleh dengan dominasi penuh, sebagian lain lahir dari duel ketat hingga peluit terakhir.Namun semuanya menunjukkan kualitas kompetisi yang meningkat pesat menjelang Porprov 2026. Dengan selesainya seluruh pertandingan hari ini, para pemenang kini bersiap melanjutkan fase berikutnya dari persiapan panjang menuju gelanggang Porprov. Para pelatih pun mulai menyusun evaluasi menyeluruh, memastikan setiap kekuatan dipertahankan dan kelemahan diperbaiki. Final 22 partai hari ini bukan sekadar penentuan pemenang melainkan pengingat bahwa olahraga ini terus berkembang, menyimpan potensi besar dari generasi atlet muda Jawa Barat.

Berikut 22 pertandingan final yang berlangsung hari ini:

1. –41 Kg Putri
RED: Alya Kirana Khairunnisa (Kab. Indramayu)
BLUE: Cataleya Agnie Fauzi (Kab. Cianjur)

2. –43 Kg Putri
RED: Intan Calisa Mahezayu (Kota Tasikmalaya)
BLUE: Zifara Calista Putri (Kab. Bekasi)

3. –45 Kg Putri
RED: Amalia Norma Laini (Kab. Bogor)
BLUE: Anabella Silviana Sudrajat (Kota Bandung)

4. –48 Kg Putri
RED: Gina Fathin (Kota Cirebon)
BLUE: Syakira Intan Fadhilah (Kab. Sumedang)

5.–51 Kg Putri
RED: Ananda Amarensi Milkayolmen (Kab. Bekasi)
BLUE: Desy Ratna Chem MPD (Kab. Ciamis)

6. –54 Kg Putri
RED: Urmadillah Dwi Rahmawan (Kab. Karawang)
BLUE: Cikhen Subang (Kab. Subang)

7. –57 Kg Putri
RED: Regita Cahya Kirana (Kota Cirebon)
BLUE: Ira Purnawan (Kota Cimahi)

8. –60 Kg Putri
RED: Maureen Natasya Malunku (Kab. Bekasi)
BLUE: Fitria Wijayanti (Kab. Tasikmalaya)

9. –41 Kg Putra
RED: Mahtuf Rasyid (Kab. Bandung Barat)
BLUE: Razeeffenikh Tazzakka Putra (Kab. Bekasi)

10. –43 Kg Putra
RED: Tandhea Elangga ML (Kota Bandung)
BLUE: Regan Favian Harto Dumadhi (Kota Bandung)

11. –45 Kg Putra
RED: Azka Rafikana Junior (Kota Tasikmalaya)
BLUE: Fatwa Raya Rafsanjani R (Kota Cimahi)

12. –48 Kg Putra
RED: Abed Nego Sitorus (Kab. Bekasi)
BLUE: Fransscous Soares (Kab. Sumedang)

13. –51 Kg Putra
RED: Wibiksana Satria Desnando (Kab. Sumedang)
BLUE: Damar Pruno Nugraha (Kota Bandung)

14. –54 Kg Putra
RED: Rifki Novansyah (Kota Depok)
BLUE: Aggi Kusala Citta (Kab. Bogor)

15. –57 Kg Putra
RED: M. Yusep Saepulloh (Kab. Bogor)
BLUE: Muhammad Ramdani (Kab. Sumedang)

16. –60 Kg Putra
RED: Johannes Martuah Damanik (Kab. Bekasi)
BLUE: Naftali Tamu Umbu Haru (Kab. Bogor)

17. –63,5 Kg Putra
RED: Wiyasa Akmal Kartasetama (Kota Bandung)
BLUE: Badal Muhammad (Kota Cirebon)

18. –65 Kg Putra
RED: Febri Rizki Sugiarto (Kota Bandung)
BLUE: Muhammad Sidik Revanji (Kab. Bogor)

19. –67 Kg Putra
RED: Adrian Gustav Aulia (Kab. Bandung)
BLUE: Ari Wijaya (Kab. Bandung)

20. –71 Kg Putra
RED: Alief Braja Pramesta (Kota Bandung)
BLUE: Aernalido Arisial Andaria (Kab. Bekasi)

21. –73 Kg Putra
RED: Rifky Putra Wiedy (Kota Bandung)
BLUE: Alva Rainaldo Braidly Kambey (Kab. Bekasi)

22. –75 Kg Putra
RED: Gusti Sialana (Kab. Bekasi)
BLUE: Achmad Riko Priyastanto (Kab. Cirebon)

DAFTAR PEMENANG 22 PARTAI

1. Cataleya Agnie Fauzi – Kab. Cianjur

2. Zifara Calista Putri – Kab. Bekasi

3. Amalia Norma Laini – Kab. Bogor

4. Syakira Intan Fadhilah – Kab. Sumedang

5. Gina Fathin – Kota Cirebon

6. Urmadillah Dwi Rahmawan – Kab. Karawang

7. Regita Cahya Kirana – Kota Cirebon

8. Fitria Wijayanti – Kab. Tasikmalaya

9. Mahtuf Rasyid – Kab. Bandung Barat

10. Tandhea Elangga ML – Kota Bandung

11. Azka Rafikana Junior – Kota Tasikmalaya

12. Fransscous Soares – Kab. Sumedang

13. Damar Pruno Nugraha – Kota Bandung

14. Rifki Novansyah – Kota Depok

15. M. Yusep Saepulloh – Kab. Bogor

16. Johannes Martuah Damanik – Kab. Bekasi

17. Badal Muhammad – Kota Cirebon

18. Muhammad Sidik Revanji – Kab. Bogor

19. Adrian Gustav Aulia – Kab. Bandung

20. Aernalido Arisial Andaria – Kab. Bekasi

21. Rifky Putra Wiedy – Kota Bandung

22. Gusti Sialana – Kab. Bekasi

Di luar itu semua, gelaran final hari keenam ini memperlihatkan betapa kompetisi Muay Thai di Jawa Barat telah berkembang bukan hanya dalam aspek teknik dan fisik, tetapi juga dalam hal mentalitas bertarung para atlet muda.

Setiap pukulan, tendangan, dan strategi yang mereka keluarkan adalah rangkaian dari proses latihan berbulan-bulan dan disiplin keras yang sering kali tidak terlihat oleh penonton. Para atlet datang dari berbagai kabupaten dengan latar belakang berbeda, namun dipertemukan oleh ambisi yang sama: membuktikan diri di arena. Sorak penonton, teriakan pelatih, dan dentum musik venue yang tak pernah berhenti menjadi saksi bagaimana sebuah pertandingan bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan soal bagaimana seorang petarung membangun karakter.

Dengan berakhirnya 22 partai final ini, maka babak kualifikasi Muay Thai hari itu bukan hanya menutup daftar pemenang baru, tetapi juga membuka babak baru bagi para atlet yang kini bersiap mengarungi perjalanan panjang menuju Porprov 2026, membawa nama daerah, mimpi, dan harga diri di pundak mereka. (Dtw). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *