Timnas Bisbol Putra Amankan Perunggu SEA Games 2025.
Duel Dramatis 10 Inning Extra Inning Panas! Timnas Indonesia Libas Singapura!
JAKARTA, Matanews — Dalam laga yang berjalan ketat, penuh adrenalin, dan sarat perubahan momentum, timnas bisbol putra Indonesia akhirnya memastikan medali perunggu SEA Games 2025 setelah menundukkan Singapura dengan skor tipis 10–9. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Baseball Distrik Thanaburi, Bangkok, Jumat sore itu berubah menjadi salah satu laga paling mendebarkan di cabang bisbol tahun ini.
Indonesia sempat dibuat tertekan sejak inning pertama. Singapura membukukan tiga run cepat melalui Naeem bin Zahrin, Mohamad Danis bin Mohamad Azminin, dan Ryota Wong. Namun keunggulan 3–0 itu tak berlangsung lama. Ketika giliran Indonesia memukul, tim Merah Putih tampil agresif. Fadly Akhmad Zulfikar membuka jalan, disusul Nazrey Lazuardi dan Diva Reza Fadil. Puncaknya datang dari home run Aminudin Akbar Kurniawan yang membuat Indonesia menutup inning pertama dengan keunggulan 4–3.

Dua inning berikutnya berjalan tanpa tambahan angka. Baru pada inning keempat, Singapura kembali mencuri momentum lewat tiga run beruntun dari Benedict Sheng Rong Kao, Ting Chuan Oscar Tay, dan Naeem. Indonesia hanya membalas satu run lewat Mahmud Aditya Muflih, membuat Singapura kembali memimpin 6–5.
Laga kembali mengeras. Inning kelima dilalui tanpa skor.
Pada inning keenam, Indonesia memperbaiki ritme dan menyamakan kedudukan lewat run Akbar Kurniawan Aminudin. Namun Singapura membalas pada inning ketujuh dan kedelapan, membangun keunggulan 8–6 yang sempat tampak sulit dikejar. Justru di titik genting itu Indonesia menunjukkan ketangguhan mentalnya. Inning kesembilan menjadi titik balik, ketika Yana Gerhana dan Muhammad Ikbal masing-masing menyumbang run untuk memaksa laga berlanjut ke extra inning dengan skor 8–8.
Di inning kesepuluh, Singapura kembali memimpin lewat run Andre Shaw Jin Chia. Namun drama belum selesai.
Indonesia tampil lebih sabar dan klinis di giliran memukul. I Gede Rizky Takahashi menyamakan skor, sebelum Narendra Bismo Nugroho memastikan kemenangan lewat larinya yang disambut sorak tim dan ofisial di area bench. Kemenangan ini bukan hanya memastikan medali perunggu, tetapi juga menegaskan kemajuan bisbol Indonesia yang kini mampu bersaing ketat dengan negara tradisional kuat di Asia Tenggara. Pertandingan itu menjadi penutup manis perjalanan timnas yang tak pernah menyerah hingga lemparan terakhir. (Dtw)





