TNI–Polri Turun Tangan, Jembatan Darurat Dibangun 15 Desember.

Sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat kembali terlihat nyata di lapangan. Kepolisian Daerah Aceh melalui personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh bersama Kodim Aceh Singkil, Polres Aceh Singkil, serta warga setempat membangun jembatan darurat di Desa Gosong Telaga Barat,

Jembatan Darurat Jadi Harapan Warga Singkil

Aceh Singkil, Matanews — Sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat kembali terlihat nyata di lapangan. Kepolisian Daerah Aceh melalui personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh bersama Kodim Aceh Singkil, Polres Aceh Singkil, serta warga setempat membangun jembatan darurat di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (15/12/2025).

Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas rusaknya akses penghubung antarwilayah yang berdampak langsung pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Jembatan
Kepolisian Daerah Aceh melalui personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh bersama Kodim Aceh Singkil, Polres Aceh Singkil, serta warga setempat membangun jembatan darurat 

Jembatan sementara ini diharapkan mampu memulihkan mobilitas warga sambil menunggu pembangunan infrastruktur permanen.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah kondisi darurat.
“Pembuatan jembatan darurat ini bertujuan membantu masyarakat agar mobilitas dan roda perekonomian kembali berjalan. Ini juga menjadi bentuk sinergi TNI–Polri dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana maupun kondisi darurat,” ujar Joko.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dipimpin oleh Komandan Peleton V Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Bripka Muzlian. Sejumlah personel gabungan dan warga tampak bergotong royong menyiapkan material serta merakit konstruksi jembatan secara bertahap.

Menurut Joko, kolaborasi lintas sektor tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI–Polri dengan rakyat. Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan akses transportasi di wilayah yang terdampak keterbatasan sarana dan prasarana.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kami mengapresiasi peran seluruh pihak, khususnya masyarakat yang ikut bergotong royong membangun jembatan darurat ini,” katanya.

Polda Aceh, lanjut Joko, berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap upaya kemanusiaan dan mendukung percepatan pemulihan kondisi masyarakat melalui kerja sama dengan seluruh elemen, baik TNI, pemerintah daerah, maupun warga setempat. (Dtw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *