Kapal Penumpang Mogok Membawa 37 Penumpang di Onrust, Ditpolairud Sigap

Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman

Kapal Penumpang Mati Mesin, Polisi Tarik ke Kali Adem

JAKARTA, Matanews — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kapal penumpang KM BIMA yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu Selatan, Senin (12/1/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB saat KM BIMA bertolak dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung. Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan pada bagian gearbox sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terhenti di perairan sekitar Pulau Onrust.

Menerima laporan tersebut, Ditpolairud Polda Metro Jaya segera mengerahkan kapal patroli wilayah barat, yakni KP VII-3003, KP VII-2008, dan KP VII-2006. Ketiga kapal patroli itu dikerahkan untuk melakukan pengecekan lokasi sekaligus memberikan bantuan pengamanan dan pertolongan kepada kapal penumpang yang mengalami gangguan.

Penumpang
Ditpolairud Polda Metro Jaya segera mengerahkan kapal patroli wilayah barat, yakni KP VII-3003, KP VII-2008, dan KP VII-2006.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa mengatakan, pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan Markas Polairud Kali Adem guna mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

“Begitu menerima informasi adanya kapal penumpang yang mengalami gangguan mesin, personel Ditpolairud langsung kami kerahkan ke lokasi. Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman,” ujar Mustofa dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Dalam penanganan tersebut, KM BIMA mendapatkan bantuan pengawalan dan penarikan oleh kapal KM Aquarius menuju Dermaga Kali Adem. Proses penarikan dilakukan dengan pengawasan ketat oleh personel Ditpolairud hingga kapal berhasil sandar dengan aman.

Selain melakukan pengamanan pelayaran, personel Ditpolairud juga membantu proses evakuasi penumpang serta melakukan pendataan sesuai manifest kapal. Berdasarkan data yang dihimpun, KM BIMA membawa 37 penumpang dan 4 kru kapal.

“Kami memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, dan kapal berhasil kami bawa kembali ke dermaga untuk penanganan lebih lanjut,” kata Mustofa.

Ia menegaskan, kegiatan pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pengawalan tersebut merupakan bagian dari komitmen Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam menjamin keselamatan pelayaran serta memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

“Ditpolairud akan terus siaga dan hadir di perairan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran masyarakat,” pungkasnya.(Int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *