Jembatan Bailey Rampung, Akses Hidup Lagi
Jembatan Baru Rampung, Ekonomi Desa Bangkit
LANGKAT, Matanews — Akses transportasi warga antara Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, kembali tersambung setelah Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan merampungkan pembangunan Jembatan Bailey, Kamis, (22/1/2026).
Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan secara intensif sejak pagi hingga sore hari. Personel TNI dari Yonzipur 1/DD, Yonzikon 14/SWS, dan Yonzipur 11/DW dikerahkan dalam pengerjaan, dengan dukungan Babinsa Koramil 07/Stabat Kodim 0203/Langkat. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi penting untuk memulihkan mobilitas masyarakat pascabencana yang sebelumnya memutus jalur penghubung antarwilayah.

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, Satgas Gulbencal Kodam I/BB mengerahkan berbagai peralatan dan kendaraan berat, di antaranya dump truck, crane, Yap crane, dan long cargo. Material Jembatan Bailey tipe 2-1 digunakan dalam pembangunan jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 3,65 meter.
Jembatan tersebut dilengkapi papan lantai, balok pengapit, serta plat lantai. Pada tahap akhir pengerjaan, personel fokus pada pemasangan balok pengapit dan papan lantai, pengelasan plat lantai, serta pengecatan panel kanan dan kiri jembatan dengan warna merah putih. Hingga Kamis sore, seluruh rangkaian pekerjaan dinyatakan selesai 100 persen dan jembatan siap digunakan masyarakat.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), mengatakan rampungnya pembangunan Jembatan Bailey Besilam–Banjaran Raya merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat pascabencana.
“Melalui Satgas Gulbencal, TNI AD hadir memberikan solusi nyata agar akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga dapat kembali berjalan normal,” ujar Asrul.
Dengan tersambungnya kembali jalur penghubung tersebut, warga di kedua desa diharapkan dapat kembali beraktivitas secara lancar. Pemulihan konektivitas ini menjadi langkah awal bagi bangkitnya kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Langkat pascabencana.(Int)






