Jalan Rusak Jadi Biang Kecelakaan, 1 Orang Tewas di Jakarta
Jalan Rusak Picu Puluhan Kecelakaan di Jakarta
JAKARTA, Matanews — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat puluhan kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Jakarta sepanjang periode 1 hingga 28 Januari 2026. Mayoritas insiden tersebut dipicu oleh kondisi jalan rusak dan berlubang, yang dinilai semakin membahayakan pengguna jalan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang melanda ibu kota.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, selama kurun waktu tersebut tercatat 27 kecelakaan lalu lintas yang secara langsung berkaitan dengan kerusakan jalan. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
“Dari total 27 kejadian, satu orang meninggal,” kata Ojo saat ditemui pada Kamis (29/1/2026).

Menurut Ojo, kecelakaan akibat jalan rusak membuka peluang adanya unsur kelalaian dari pihak pengelola atau penyelenggara jalan. Ia menegaskan, apabila kecelakaan lalu lintas tersebut menimbulkan korban jiwa, pihak yang bertanggung jawab dapat dijerat dengan sanksi pidana.
“Bila kecelakaan sampai menimbulkan korban meninggal, pelaku terancam hukuman penjara hingga lima tahun,” ujarnya.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin menambahkan, kerusakan jalan tidak hanya memicu kecelakaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas yang berdampak luas pada aktivitas masyarakat.
“Kondisi jalan rusak dan berlubang masih menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas,” ujar Komarudin, Kamis (29/1/2026).
Komarudin menjelaskan, kerusakan di sejumlah ruas jalan Jakarta tidak terlepas dari pengaruh cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan tinggi menyebabkan lapisan aspal mudah tergerus dan membentuk lubang yang membahayakan pengendara, terutama pada malam hari atau saat hujan deras.
“Dampak cuaca, beberapa titik pada ruas jalan ada yang rusak,” kata Komarudin dalam keterangan tertulis.
Selain merusak infrastruktur jalan, cuaca ekstrem juga meningkatkan risiko kecelakaan karena jarak pandang pengendara menurun dan permukaan jalan menjadi licin. Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendataan dan pemetaan titik-titik jalan rusak untuk meminimalkan potensi kecelakaan susulan.
Komarudin menegaskan, pihaknya telah mendorong percepatan perbaikan jalan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait agar kerusakan tidak terus memakan korban.
“Kami koordinasikan dengan instansi terkait untuk segera dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Polda Metro Jaya juga mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, menyesuaikan kecepatan kendaraan, serta berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang tergenang air atau minim penerangan, demi menekan angka kecelakaan di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.[Int]





