Kapolres Turun Tangan, Kemacetan Viral di BKT Berhasil Diurai

Kapolres Turun Tangan, Kemacetan Viral di BKT Berhasil Diurai
JAKARTA, Matanews – Kemacetan parah yang terjadi di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) pada Senin (4/5/2026) pagi.
Dan sempat viral di media sosial, langsung ditangani aparat kepolisian. Arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat panjang kini berangsur kembali normal.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan efektif. Ia memimpin langsung pengaturan lalu lintas bersama personel di lapangan guna mengurai kepadatan kendaraan.
“Kami memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan tepat. Personel sudah melakukan pengaturan, dan saat ini kondisi lalu lintas mulai terurai,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz saat ditemui di lokasi.a

Selain melakukan penanganan, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin berlalu lintas. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu serta mengikuti arahan petugas guna menghindari kemacetan serupa.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ridha Poetera Aditya menjelaskan bahwa kemacetan dipicu oleh pengalihan arus dari Jalan Raya Bekasi–Cakung yang tengah dilakukan pekerjaan proyek.
Menurutnya, banyak pengendara memilih jalur alternatif melalui kawasan Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi. Namun,

Di titik perbatasan menuju Rorotan terjadi penyempitan jalan atau bottleneck, khususnya di area jembatan, yang menyebabkan kepadatan signifikan pada jam sibuk pagi.
“Volume kendaraan meningkat cukup tinggi dari arah Bekasi menuju Jakarta, sementara kapasitas jalan di titik tersebut terbatas, sehingga terjadi penumpukan kendaraan,” kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ridha Poetera Aditya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas di kawasan BKT kini berangsur normal.
Meski demikian, kepolisian menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan untuk mengantisipasi kepadatan lanjutan, terutama pada jam sibuk.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas serta mencari informasi terkini guna menghindari kepadatan di titik-titik rawan. (Rdf)

