Dampak Abu Vulkanik, BPPKB HDS Bagi Ribuan Masker di Tangerang
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
TANGERANG, Matanews — Mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Barisan Perubahan Pemersatu Keluarga Besar Banten Haji Dudung Sugriwa (BPPKB HDS) Banten turun langsung membantu masyarakat.
Bersama DPC BPPKB HDS Kabupaten Tangerang dan jajaran PAC se-Kabupaten Tangerang, mereka membagikan ribuan masker gratis kepada pengguna jalan di Jalan Raya depan Perumahan Bumi Indah dan Jalan Raya Pasar Kemis, depan Polsek Pasar Kemis, September 2026.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan di tengah kondisi udara yang disebut terdampak abu vulkanik. Pengguna sepeda motor menjadi salah satu sasaran utama karena lebih banyak terpapar udara luar.
Ketua DPD BPPKB HDS Banten, Hendrik, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk respons cepat organisasi terhadap kondisi masyarakat.

“Kondisi udara akibat abu vulkanik saat ini cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan. Karena itu, jajaran DPD, DPC Kabupaten Tangerang dan PAC turun langsung ke jalan untuk memastikan para pengendara tetap terlindungi selama beraktivitas di luar ruangan,” ujar Hendrik.

Selain membagikan masker, kader BPPKB HDS juga memberikan edukasi singkat kepada pengguna jalan mengenai pentingnya perlindungan diri. Warga diimbau menggunakan masker, melindungi mata serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak dan kondisi udara memburuk.
Aksi sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. BPPKB HDS berharap pembagian masker dapat membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan debu atau material vulkanik.

Hendrik menegaskan, kehadiran BPPKB HDS di tengah masyarakat bukan hanya dalam kegiatan organisasi, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
“Kami ingin hadir dan membantu masyarakat menghadapi kondisi seperti ini. Kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujarnya.
Dengan melibatkan jajaran DPD, DPC hingga PAC, BPPKB HDS Banten berharap gerakan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi Gunung Anak Krakatau serta dampaknya terhadap lingkungan. (Wly)






