Ikuti Google Maps, Warga Masuk Hutan
Masuk Hutan Gara-Gara Google Maps
GARUT, Matanews – Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang warga yang sebelumnya dilaporkan tersesat di kawasan Hutan Blok Legok Demplon, Desa Pangeureunan, Kecamatan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Kamis dini hari (5/2/2026). Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan pencarian sejak malam hari.
Kepala Kepolisian Sektor Limbangan AKP Masrokan mengatakan tim SAR gabungan menemukan korban atas nama Ade Ana Rojana (27), warga Kampung Kandang Kaler, Desa Simpen Kidul, Kecamatan Balubur Limbangan. Korban dievakuasi setelah petugas menyusuri kawasan hutan dengan medan licin dan berlumpur.
“Korban bernama Ade Ana Rojana akhirnya bisa kami evakuasi dengan keadaan selamat,” kata Masrokan.

Ia menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat korban hendak mengecek lokasi hajatan pernikahan dengan tujuan ke Kampung Kubang, Desa Pangeureunan, pada Rabu (4/2/2026) siang. Dalam perjalanan, korban hanya mengandalkan petunjuk arah dari aplikasi Google Maps.
Menurut Masrokan, korban terus mengikuti arahan aplikasi hingga akhirnya kehilangan orientasi dan masuk ke kawasan hutan Blok Legok Demplon. Korban tidak menyadari bahwa jalur yang dilaluinya semakin jauh dari permukiman warga.
“Kondisi medan yang licin dan berlumpur membuat korban kelelahan hingga tidak mampu melanjutkan perjalanan dan terpaksa berhenti di tengah hutan,” ujar Masrokan.
Proses pencarian dilakukan sejak malam hari oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran, serta unsur terkait lainnya. Petugas harus menyusuri jalur yang licin dan minim penerangan dalam kondisi hujan ringan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan pihaknya menerima permintaan bantuan dari korban melalui sambungan telepon. Saat itu, korban mengaku kelelahan dan kebingungan, namun masih dapat menyampaikan posisi terakhirnya.
“Awalnya korban meminta bantuan Damkar Limbangan lewat telepon. Setelah korban menyampaikan posisi terakhirnya, anggota Pos Damkar Limbangan langsung berkoordinasi dengan Polsek Limbangan,” kata Usep.
Berbekal informasi tersebut, tim SAR gabungan bergerak menyusuri lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban. Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi ke lokasi aman.
Setelah dievakuasi, korban dalam kondisi sehat meski mengalami kelelahan. Petugas kemudian menyerahkan korban kepada pihak keluarga. Aparat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi penunjuk arah, terutama saat melintasi wilayah hutan atau medan yang belum dikenal.(Int)






