Perdana, Ratusan Jamaah Haji Kloter 21 Dilepas Oleh Bupati Bogor Dari Masjid Nurul Wathon
Perdana, Ratusan Jamaah Haji Kloter 21 Dilepas Oleh Bupati Bogor Dari Masjid Nurul Wathon
CIBINONG, Matanews – Untuk pertama kalinya, ratusan jamaah haji Kloter 21 diberangkatkan dari Masjid Raya Nurul Wathon oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, pada Jumat (15/5/2026).
Pelepasan ini menjadi momen bersejarah karena sebelumnya kegiatan pemberangkatan haji biasa dipusatkan di Gedung Tegar Beriman. Namun,
seiring adanya proses renovasi Gedung Tegar Beriman dan Alun-Alun Tegar Beriman, lokasi pemberangkatan dialihkan ke Masjid Raya Nurul Wathon.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa penggunaan Masjid Raya Nurul Wathon tidak hanya menjadi solusi sementara,
Tetapi juga bagian dari pemanfaatan fasilitas publik yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat luas.
“Ya, di Gedung Tegar Beriman, karena saat ini Gedung Tegar Beriman dan Alun-Alun Tegar Beriman sedang dilakukan renovasi,
Maka kita alihkan pemberangkatan haji di Masjid Raya Nurul Wathon,” ujar Bupati Bogor.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Masjid Raya Nurul Wathon memberikan banyak manfaat,
Tidak hanya untuk kegiatan pelepasan jamaah haji, tetapi juga berbagai aktivitas keagamaan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, Masjid Raya Nurul Wathon yang kami bangun pada 2025 memberikan banyak manfaat positif. Bukan hanya untuk pelepasan haji,
Tetapi juga berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Mudah-mudahan seluruh infrastruktur yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor membawa kebermanfaatan bagi masyarakat,” tambahnya.
Bupati Bogor juga menyampaikan rencana pengembangan layanan haji ke depan
Termasuk pembangunan asrama haji yang terintegrasi di kawasan Stadion Pakansari dan Masjid Raya Nurul Wathon.
“Ke depan kita rencanakan pembangunan asrama haji pada 2027.
Mudah-mudahan di tahun 2028, jamaah tidak lagi diberangkatkan menggunakan bus seperti saat ini,
Tetapi langsung melalui Pusat Pelayanan Haji dan Umrah yang terintegrasi dengan asrama haji di samping Masjid Raya Nurul Wathon,” jelasnya. (Rdf)



