Pendopo Bersejarah Jadi Penggerak Wisata Budaya!
Pendopo Tua Disulap Jadi Pusat Budaya!
SITUBONDO, Matanews — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan Pendopo Pate Alos di Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (25/1/2026). Peresmian ini menjadi penanda babak baru pascarevitalisasi salah satu bangunan bersejarah penting di kawasan Besuki, sekaligus menegaskan komitmen negara dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa pemajuan kebudayaan merupakan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pasal 32 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945. Menurutnya, kebudayaan tidak hanya dilindungi, tetapi juga harus dikembangkan, dimanfaatkan, dan dibina secara berkelanjutan.
“Budaya bukanlah beban, melainkan treasure yang tidak akan pernah habis. Ketika direvitalisasi dengan baik, bangunan bersejarah seperti Pendopo Pate Alos ini akan menjadi pusat budaya, pusat edukasi, dan pusat pembelajaran,” ujar Fadli Zon.

Ia menggambarkan Besuki sebagai wilayah yang sarat dengan nilai historis. Pendopo Pate Alos, yang dahulu dikenal sebagai Kawedanan Besuki, merupakan bangunan peninggalan kolonial yang menjadi saksi penting perjalanan Besuki sebagai pusat administrasi pada masanya. Karena itu, revitalisasi pendopo ini dimaknai lebih dari sekadar pemugaran fisik.
“Revitalisasi Pendopo Pate Alos bukan sekadar proses pemugaran fisik, tetapi juga menegaskan bahwa warisan budaya dan peninggalan sejarah harus terus hidup, terjaga, dan terawat untuk generasi kini dan mendatang,” kata Fadli Zon.
Lebih jauh, Fadli Zon menyebut wajah baru Pendopo Pate Alos mencerminkan komitmen bersama dalam menempatkan kebudayaan sebagai aset strategis bangsa. Kementerian Kebudayaan, kata dia, berkomitmen mempercepat registrasi cagar budaya nasional dan mendorong pengembangan pendopo tersebut menjadi museum sejarah Karesidenan Besuki, yang pada masa lalu mencakup lima kabupaten.
Pendopo Pate Alos diharapkan berfungsi sebagai ruang publik yang inklusif, pusat aktivitas kebudayaan, destinasi wisata budaya, serta penggerak ekonomi kreatif dan UMKM masyarakat sekitar. Revitalisasi ini juga diproyeksikan menjadi fondasi pengembangan ekosistem Besuki Heritage yang berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, komunitas, dan sektor swasta.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyampaikan bahwa kehadiran Menteri Kebudayaan merupakan dukungan moral yang penting bagi masyarakat Situbondo dalam menjaga dan menghidupkan kembali warisan leluhur.
Peresmian Pendopo Pate Alos turut dihadiri Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Wakil Bupati Probolinggo H. Fahmi Abdul Haq Zaini, Ketua DPRD Situbondo Mahbub Junaidi, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, dan komunitas budaya. Menteri Kebudayaan juga didampingi sejumlah pejabat kementerian dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur.
Menutup sambutannya, Fadli Zon mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan merawat warisan sejarah tersebut. “Mari kita jaga warisan megah ini agar sejarah Besuki terus lestari sebagai simbol keberlanjutan budaya dan harapan bagi generasi mendatang,” ujarnya.(Int)






