- Pantauan Udara Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni: Lalu Lintas Lancar dan Terkendali
- Korlantas Siapkan Flag off One Way Nasional Untuk Duta Pemudik Balik
- Kapolres Kepulauan Seribu Pantau Langsung Arus Mudik dan Kunjungan Wisatawan
- Jaga Keamanan Warga Mudik, Polsek Tambora Gelar Patroli Biru di Pemukiman
- Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Sosialisasi, Tips Mudik Aman, Keluarga Nyaman
- Polsek Metro Gambir Gelar Patroli di Stasiun Gambir
- Situasi Lalu Lintas Hari Kesembilan Operasi Ketupat 2025
- Polisi Siap Amankan Pengunjung TMII Jakarta Timur
- Bintang Dua untuk Sang Predator Narkoba! Mukti Juharsa Resmi Naik Pangkat
- Kapolri: Idul Fitri Jadi Momen Kebersamaan dan Memperkuat Persatuan
Tuntut THR, Ratusan Pekerja Transjakarta Mogok

Jakarta - Ratusan pekerja bus koridor I (Blok M-Kota) dan X (Cililitan-Tanjung Priok) mogok bekerja. pramudi, teknisi, dan petugas keamanan menuntut kenaikan upah dan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Mereka di depan Pool Pinang Ranti, Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Makassar, Jakarta Timur, sambil berorasi membentangkan spanduk bertemakan agar PT Jakarta Expres Trans (JET) membayar THR.
Menurut pramudi Bus TransJakarta Koridor I, Maya, pihaknya terpaksa melakukan mogok operasi karena pihak perusahaan tidak membayarkan kewajibannya memberikan THR.
"Sementara, anak-anak sudah menunggu di rumah ingin jalan-jalan ke mal untuk beli baju Lebaran," ujarnya kepada wartawan, Senin (13/08/2012).
Sedangkan Abdul Chakim berharap, selain memberikan THR perusahaan PT JET juga menaikan upah. Pasalnya, untuk Pramudi yang di bawah manajeman PT JET upahnya bervariasi mulai dari Rp2,4 juta-Rp2,8 juta. Sedangkan pramudi yang berada di bawah manajemen gajinya mencapai Rp5,3 juta.
"THR kami segera terbayar dan gaji kami dinaikkan sejajar dengan pramudi dari koridor lainnya," imbuhnya.
Hingga bubar aksi berjalan berdamai, pihak perusahaan berjanji akan membayarka THR dan menaikan upah para pekerja bus Transjakarta.
